Ringkasan Surah Al-Baqarah (البقرة)

Cari dalam Al-Quran
Surah · 2 dari 114
البقرة Al-Baqarah The Cow
Madaniyah◉ Juz 1 · 2 · 3286 ayat12 KonsepSurah Terpanjang
Rentang Juz
Tentang Surah Ini

Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri dari 286 ayat yang diturunkan di Madinah dan membahas tema teologi, spiritualitas, dan kenabian. Arafat dan Ibrahim disebut secara menonjol di dalamnya, dan surah ini memuat Ayat al-Birr (2:177) dan Ayat al-Kursi (2:255).

Rincian Topik

Ayat 1–2041
  • 1Huruf Muqatta'ah
  • 2Kesucian dan kebenaran Kitab Suci tanpa keraguan
  • 2Orang-orang yang bertakwa dan saleh
  • 2Petunjuk Al-Qur'an
  • 3Beriman kepada yang gaib
  • 3, 195, 254Berinfak di jalan Allah
  • 3, 43, 83, 110Menegakkan salat
  • 4Iman kepada kitab-kitab suci dan para rasul
  • 4Keyakinan Penuh akan Hari Akhirat
  • 5Keberuntungan sejati dan keselamatan hakiki
  • 5, 53Petunjuk dari Tuhan
  • 6Orang-orang kafir yang keras kepala menentang kebenaran
  • 6Pengaruh peringatan yang tidak berbekas bagi hati yang tertutup
  • 7Azab yang sangat besar di akhirat
  • 7Penguncian hati, pendengaran, dan penglihatan
  • 8Karakteristik dan sifat-sifat orang munafik
  • 8Pengakuan iman yang palsu dan dusta
  • 9Memperdaya diri sendiri dan ketidaksadaran akan akibatnya
  • 9Tipu daya orang-orang munafik
  • 10, 104Azab yang pedih bagi para pendusta
  • 10Kebohongan dan kepalsuan
  • 10Penyakit spiritual dalam hati
  • 11Kerusakan yang berkedok perbaikan
  • 12Ketidaksadaran akan kerusakan yang diperbuat sendiri
  • 13Kebodohan akibat kesombongan
  • 13Memperolok-olok orang-orang yang beriman
  • 14Persekutuan dengan teman-teman yang jahat (setan)
  • 14, 76Sikap bermuka dua dan bersekongkol
  • 15Balasan Allah terhadap orang-orang yang memperolok-olok
  • 15Pembiaran dalam kesesatan dan kesewenang-wenangan (Istidraj)
  • 16, 121Kerugian nyata dalam perniagaan spiritual
  • 16Membeli kesesatan dengan petunjuk
  • 17Hilangnya cahaya spiritual dan jatuh dalam kegelapan
  • 17Perumpamaan api dan hilangnya cahaya bagi orang munafik
  • 18, 171Kebutaan dan Ketulian Spiritual
  • 18Ketidakmampuan untuk kembali kepada kebenaran
  • 19Ketakutan dan kengerian terhadap petir dan tanda-tanda Ilahi
  • 19Liputan ilmu dan kekuasaan Allah atas orang-orang kafir
  • 19Perumpamaan hujan lebat, guruh, dan kilat
  • 20, 106Kemahakuasaan Allah
  • 20Keraguan dan ketidakstabilan orang-orang munafik

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 21–4048
  • 21Pencapaian takwa melalui ibadah
  • 21Penciptaan manusia sebagai bukti kelayakan Allah untuk disembah
  • 21, 83Seruan universal untuk menyembah Allah semata
  • 22Larangan menyekutukan Allah dan membuat tandingan bagi-Nya
  • 22Penciptaan bumi, langit, dan penurunan air hujan
  • 22Penumbuhan buah-buahan sebagai rezeki bagi manusia
  • 23Penghambaan dan kerasulan Nabi Muhammad saw.
  • 23Tantangan kemukjizatan Al-Qur'an dan surah-surahnya
  • 24Gambaran api neraka dan bahan bakarnya
  • 24Ketidakmampuan abadi manusia menandingi Al-Qur'an
  • 25Kabar gembira bagi orang-orang beriman yang beramal saleh
  • 25Kenikmatan surga dan keabadian para penghuninya
  • 25Pasangan-pasangan yang disucikan di dalam surga
  • 26Hikmah Ilahi dalam membuat perumpamaan nyamuk dan yang lebih kecil darinya
  • 26Perumpamaan sebagai ujian keimanan, sumber petunjuk, atau kesesatan
  • 26Sifat-sifat orang fasik dan kesesatan mereka
  • 27Berbuat kerusakan di muka bumi dan akibat buruknya
  • 27Melanggar perjanjian dan ikrar setia kepada Allah
  • 27Memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk dihubungkan (silaturahmi)
  • 28Kecaman terhadap orang yang mengingkari Dzat Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan
  • 28Tahapan penciptaan manusia, kematian, dan hari kebangkitan
  • 28Tempat kembali yang hakiki kepada Allah
  • 29Keluasan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu
  • 29Penciptaan dan penyempurnaan tujuh langit
  • 29Penundukan segala apa yang ada di bumi untuk kemaslahatan manusia
  • 30Dialog para malaikat mengenai tabiat manusia dan pertumpahan darah
  • 30Penciptaan Adam dan kekhalifahan manusia di bumi
  • 30Tasbih dan pengagungan para malaikat kepada Allah
  • 31Pengajaran nama-nama benda kepada Adam dan keutamaan ilmu
  • 31Pengujian para malaikat mengenai nama-nama benda
  • 32Pengakuan para malaikat atas keterbatasan ilmu mereka di hadapan Allah
  • 32Sifat Allah: Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (Al-'Alim, Al-Hakim)
  • 33Pemberitahuan nama-nama oleh Adam kepada malaikat sebagai bukti keutamaannya
  • 33Pengetahuan Allah tentang rahasia gaib di langit dan bumi serta apa yang dinyatakan dan disembunyikan
  • 34Pembangkangan dan kesombongan Iblis
  • 34Perintah sujud kepada Adam dan kepatuhan para malaikat
  • 35Pohon terlarang dan larangan Ilahi untuk mendekatinya
  • 35Tinggalnya Adam dan istrinya di dalam surga dengan penuh kenikmatan
  • 36Bujukan setan dan dikeluarkannya Adam serta Hawa dari surga
  • 36Bumi sebagai tempat tinggal dan pemenuhan kebutuhan sementara
  • 36Diturunkannya ke bumi dan permusuhan abadi antara manusia dan setan
  • 37Penerimaan kalimat tobat oleh Adam dan pengampunan Allah atasnya
  • 37, 54, 128Sifat Allah: Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang (At-Tawwab, Ar-Rahim)
  • 38, 62, 112Mengikuti petunjuk Ilahi dan terbebas dari rasa takut serta duka cita
  • 39Mendustakan ayat-ayat dan tanda-tanda kebesaran Allah
  • 39Tempat tinggal abadi orang-orang kafir di dalam neraka
  • 40Menepati janji kepada Allah dan takut hanya kepada-Nya
  • 40, 47, 122Peringatan akan nikmat-nikmat Allah atas Bani Israil

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 41–6035
  • 41Kewajiban beriman kepada Al-Qur'an yang membenarkan Taurat
  • 41, 79Larangan menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit
  • 42Larangan mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan
  • 42, 140, 146Larangan menyembunyikan kebenaran agama yang telah diketahui
  • 43, 83, 110, 177Menunaikan zakat
  • 43Salat berjemaah dan rukuk bersama orang-orang yang rukuk
  • 44Kecaman terhadap orang yang menyuruh kebajikan namun melupakan dirinya sendiri
  • 44Menggunakan akal sehat dalam merenungkan Kitab Suci dan mengamalkannya
  • 45Kekhusyukan dan kepasrahan dalam salat
  • 45Memohon pertolongan dengan sabar dan salat
  • 46Karakteristik orang-orang yang khusyuk
  • 46Keyakinan akan pertemuan dengan Allah dan kembali kepada-Nya
  • 47, 122Keutamaan historis yang dianugerahkan kepada Bani Israil atas umat semasa mereka
  • 48, 123Ketidakbergunaan syafaat tanpa izin dan tebusan pada Hari Perhitungan
  • 48, 123Pertanggungjawaban individu secara mutlak pada Hari Kiamat
  • 49Kezaliman Firaun menyembelih anak-anak lelaki dan membiarkan hidup anak-anak perempuan
  • 49Penyelamatan Bani Israil dari kekejaman kaum Firaun
  • 49Ujian yang sangat besar dari Tuhan
  • 50Mukjizat terbelahnya lautan bagi Bani Israil
  • 50Tenggelamnya Firaun dan pasukannya di depan mata mereka
  • 51Penyembahan anak sapi dan kezaliman besar akibat syirik
  • 51Perjanjian empat puluh malam bagi Nabi Musa
  • 52, 56Bersyukur atas nikmat dan pengampunan Allah
  • 52Pengampunan Allah setelah penyembahan anak sapi
  • 53Penganugerahan Kitab Suci dan Furqan (pembeda yang hak dan batil) kepada Nabi Musa
  • 54Tobat yang tulus dan ketentuan kafarat atas penyembahan anak sapi
  • 55Tuntutan melihat Allah secara nyata dan azab sambaran petir
  • 56Penghidupan kembali setelah kematian akibat sambaran petir
  • 57Menzalimi diri sendiri melalui pengingkaran nikmat dan perbuatan dosa
  • 57Naungan awan dan penurunan manna serta salwa sebagai rezeki
  • 58Pemberian balasan dan pahala tambahan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan
  • 58Perintah kepada Bani Israil untuk memasuki negeri dengan bersujud dan memohon ampunan
  • 59Mengganti perkataan yang diperintahkan dan diturunkannya azab dari langit
  • 60Doa Nabi Musa memohon air dan memancarnya dua belas mata air
  • 60Menikmati rezeki dari Allah dan larangan berbuat kerusakan di bumi

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 61–8032
  • 61Ditimpakannya kehinaan, kemiskinan, dan kemurkaan Allah
  • 61Ketidakpuasan dengan satu jenis makanan dan meminta hasil bumi yang lebih rendah
  • 61Membunuh para nabi secara tidak hak, kemaksiatan, dan permusuhan yang melampaui batas
  • 62Standar universal keselamatan melalui iman dan amal saleh
  • 63Memegang teguh Kitab Suci dengan penuh keteguhan dan mengingat kandungannya
  • 63Perjanjian di Gunung Sinai dan pengangkatan Gunung Tur di atas Bani Israil
  • 64Berpaling dari janji setia dan melanggarnya
  • 64Karunia dan rahmat Allah yang mencegah manusia dari kerugian mutlak
  • 65Pelanggaran hari Sabat dan pengutukan mereka menjadi kera yang hina
  • 66Hukuman yang memberi efek jera, pelajaran, dan nasihat bagi orang bertakwa
  • 67Memohon perlindungan kepada Allah dari sifat dan perilaku bodoh
  • 67Perintah menyembelih sapi betina dan tuduhan memperolok-olok kepada Nabi Musa
  • 68Kewajiban bersegera melaksanakan perintah Allah tanpa ragu
  • 68Pertanyaan berbelit-belit tentang umur dan sifat sapi betina
  • 69Pertanyaan tentang warna dan keindahan rupa sapi betina
  • 70Sikap membantah berulang kali dengan menggantungkan petunjuk pada kehendak Allah
  • 71Sifat-sifat sempurna sapi betina dan penyembelihannya yang dilakukan dengan berat hati
  • 72Kasus pembunuhan dan saling tuduh di antara mereka
  • 72Penyingkapan oleh Allah terhadap apa yang disembunyikan
  • 73Menggunakan akal untuk merenungkan ayat-ayat dan mukjizat Allah
  • 73Penghidupan kembali orang mati sebagai bukti kekuasaan Allah atas hari kebangkitan
  • 74Kekerasan hati yang diibaratkan seperti batu bahkan lebih keras lagi
  • 74Ketundukan benda mati dan pecahnya batu karena takut kepada Allah
  • 74, 149Pengetahuan Allah yang meliputi seluruh amal perbuatan manusia
  • 75Keputusasaan akan keimanan para pengubah kebenaran yang keras kepala
  • 75Mengubah kalam Allah secara sengaja setelah memahami dan mengetahuinya
  • 76Menyembunyikan kabar gembira kenabian dan saling berpesan untuk merahasiakannya
  • 77Pengetahuan Allah tentang apa yang dirahasiakan dan ditampakkan oleh hamba-Nya
  • 78Kaum buta huruf yang hanya mengandalkan angan-angan kosong dan dugaan tentang Kitab
  • 79Peringatan keras dan kecelakaan bagi para pemalsu Kitab demi keuntungan dunia
  • 80Klaim palsu bahwa api neraka hanya akan menyentuh mereka beberapa hari saja
  • 80, 169Mengatakan sesuatu tentang Allah tanpa dasar ilmu

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 81–10031
  • 81Keabadian neraka bagi para pelaku keburukan yang diliputi oleh dosa-dosanya
  • 82Keabadian surga bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh
  • 83Perintah moral: berbakti kepada orang tua, berbuat baik kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, dan bertutur kata yang baik
  • 84Perjanjian larangan menumpahkan darah dan mengusir sesama dari tempat tinggal
  • 85Beriman kepada sebagian isi Kitab dan mengingkari sebagian yang lain
  • 85Kehinaan dalam kehidupan dunia dan azab yang paling berat pada Hari Kiamat
  • 86Azab yang tidak diringankan dan ketiadaan penolong bagi mereka
  • 86Membeli kehidupan dunia dengan mengorbankan akhirat
  • 87Kesombongan terhadap para rasul, mendustakan, dan membunuh mereka demi menuruti hawa nafsu
  • 87Rangkaian para rasul setelah Nabi Musa dan penguatan Nabi Isa dengan bukti-bukti serta Roh Kudus
  • 88Klaim hati yang tertutup dan laknat Allah akibat kekafiran mereka
  • 89Laknat Allah atas orang-orang yang mengingkari kebenaran
  • 89Pengingkaran Ahli Kitab terhadap Al-Qur'an padahal sebelumnya mereka memohon kemenangan dan telah mengenalinya
  • 90Kedengkian dan pemberontakan atas karunia yang Allah turunkan kepada siapa yang Dia kehendaki
  • 90Kemurkaan yang bertubi-tubi dan azab yang menghinakan
  • 91Bantahan atas klaim keimanan mereka dengan bukti pembunuhan para nabi terdahulu
  • 91Penolakan terhadap wahyu baru dengan dalih hanya mengimani apa yang diturunkan kepada mereka
  • 92Kedatangan Nabi Musa dengan bukti-bukti nyata dan kembalinya mereka menyembah anak sapi
  • 93Kecaman terhadap pengakuan iman palsu yang justru memerintahkan keburukan
  • 93Pelanggaran perjanjian, pembangkangan, dan meresapnya kecintaan pada anak sapi dalam hati akibat kekafiran
  • 94Tantangan mengharapkan kematian untuk membuktikan klaim eksklusif atas surga
  • 95Keengganan mengharapkan kematian karena keburukan amal yang telah diperbuat
  • 95Pengetahuan Allah yang meliputi seluruh perbuatan orang-orang zalim
  • 96Keserakahan akan panjang umur di dunia dan ketidakberdayaan usia panjang dalam menjauhkan azab
  • 96, 110Penglihatan Allah yang meliputi segala amal perbuatan hamba
  • 97Al-Qur'an sebagai petunjuk, kabar gembira bagi orang beriman, dan pembenar kitab-kitab sebelumnya
  • 97Kedudukan Jibril a.s. dan tugasnya menurunkan wahyu ke dalam hati Nabi
  • 98Memuliakan para malaikat termasuk Jibril dan Mikail
  • 98Permusuhan terhadap Allah, malaikat-Nya, dan para rasul-Nya merupakan kekafiran yang nyata
  • 99Kejelasan ayat-ayat Al-Qur'an dan pengingkarannya hanya oleh orang-orang fasik
  • 100Pelanggaran perjanjian yang berulang kali oleh mayoritas orang kafir

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 101–12037
  • 101Membuang Kitabullah ke belakang punggung padahal mengetahuinya
  • 101Rasul yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya
  • 102Kerugian mutlak di akhirat bagi para pelaku sihir
  • 102Pembersihan nama Sulaiman dari kekafiran dan sihir
  • 102Sihir pemisah suami istri dan ketundukannya pada izin Allah
  • 102Ujian dua malaikat Harut dan Marut di Babilonia
  • 103Keutamaan pahala Allah bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa
  • 104Adab berbicara kepada Nabi dan menghindari kata-kata yang bermakna ganda
  • 105Hak prerogatif Allah dalam melimpahkan rahmat dan karunia-Nya yang agung
  • 105Kedengkian orang-orang kafir atas kebaikan yang diturunkan kepada orang-orang beriman
  • 106Prinsip dan hikmah nasakh (penghapusan hukum) dalam ayat-ayat Al-Qur'an
  • 107Allah sebagai satu-satunya Pelindung dan Penolong
  • 107Kerajaan langit dan bumi adalah milik Allah semata
  • 108Larangan mengajukan pertanyaan yang menyulitkan kepada Rasul
  • 108Menukar keimanan dengan kekafiran sebagai kesesatan yang nyata
  • 109Keinginan kaum penentang untuk mengembalikan orang beriman kepada kekafiran karena dengki
  • 109Perintah untuk memaafkan dan berlapang dada hingga datang ketetapan Allah
  • 110Menyimpan amal kebaikan di sisi Allah untuk mendapatkan balasan-Nya
  • 111Klaim sepihak atas surga dan tuntutan bukti kebenarannya
  • 112Penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah disertai berbuat ihsan sebagai syarat pahala
  • 113Keputusan Allah atas perselisihan antar-golongan pada Hari Kiamat
  • 113Saling menyalahkan antar-golongan agama padahal mereka membaca Kitab
  • 114Kehinaan di dunia dan azab yang besar di akhirat bagi para perusak masjid
  • 114Kehormatan masjid dan larangan menghalangi penyebutan nama Allah di dalamnya
  • 115Kepemilikan Allah atas timur dan barat serta kemahaluasan-Nya
  • 115Sifat Allah: Maha Luas (Wasi') lagi Maha Mengetahui ('Alim)
  • 116Bantahan terhadap anggapan Allah mempunyai anak dan kemahasucian-Nya
  • 116Ketundukan seluruh makhluk di langit dan bumi kepada Allah
  • 117Pencipta langit dan bumi tanpa contoh sebelumnya (Badi')
  • 117Perintah penciptaan Ilahi: 'Jadilah!' maka jadilah ia (Kun fa yakun)
  • 118Kecukupan bukti-bukti yang jelas bagi kaum yang yakin
  • 118Keserupaan hati orang-orang yang ingkar sepanjang zaman
  • 118Tuntutan orang-orang bodoh agar Allah berbicara langsung kepada mereka atau mendatangkan tanda
  • 119Nabi tidak bertanggung jawab atas nasib penghuni neraka
  • 119Tugas Nabi sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan dengan kebenaran
  • 120Petunjuk Allah adalah satu-satunya petunjuk yang hakiki
  • 120Syarat kerelaan kaum sektarian yang menuntut kompromi akidah dan peringatan dari hawa nafsu mereka

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 121–14026
  • 121Membaca dan mengamalkan Kitab Suci dengan sebenar-benarnya serta beriman kepadanya
  • 124Pengangkatan Nabi Ibrahim sebagai pemimpin (imam) bagi umat manusia
  • 124Tidak berlakunya janji kepemimpinan Ilahi bagi orang-orang zalim
  • 124Ujian bagi Nabi Ibrahim dengan beberapa perintah dan kesempurnaan pelaksanaannya
  • 125Baitullah (Ka'bah) sebagai tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia
  • 125Perintah kepada Ibrahim dan Ismail untuk menyucikan Baitullah bagi para jemaah
  • 125Perintah menjadikan Maqam Ibrahim sebagai tempat salat
  • 126Doa Nabi Ibrahim untuk keamanan dan rezeki buah-buahan bagi penduduk Makkah
  • 126Kesenangan duniawi yang sementara bagi orang kafir kemudian diseret ke azab neraka
  • 127Doa memohon penerimaan amal saleh
  • 127Peninggian fondasi Ka'bah oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
  • 128Doa memohon keturunan yang muslim dan pengajaran manasik haji
  • 129Sifat Allah: Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Al-'Aziz, Al-Hakim)
  • 129Tugas kenabian dalam mengajarkan Al-Kitab, hikmah, dan menyucikan jiwa
  • 130Kebodohan orang yang membenci agama Ibrahim dan keterpilihan beliau di dunia dan akhirat
  • 131Ketundukan mutlak dan kesegeraan Nabi Ibrahim berserah diri kepada Tuhan semesta alam
  • 132Wasiat Nabi Ibrahim dan Nabi Ya'qub kepada anak-anak mereka untuk tetap berpegang teguh pada Islam hingga mati
  • 133Kesaksian tauhid murni putra-putra Ya'qub saat menjelang wafatnya beliau
  • 134, 141Prinsip pertanggungjawaban amal perbuatan secara individu tanpa bergantung pada leluhur
  • 135Agama Ibrahim yang lurus (hanif) bebas dari syirik membantah klaim sektarian
  • 136Iman universal kepada semua nabi dan kitab suci tanpa membeda-bedakan
  • 137Perlindungan dan kecukupan dari Allah bagi kaum mukmin menghadapi musuh
  • 137Petunjuk sejati melalui keimanan yang utuh versus perpecahan sektarian
  • 138Sibghah Allah (celupan fitrah agama Allah) dan ibadah murni kepada-Nya
  • 139Membantah perdebatan teologis dengan keikhlasan beragama dan beribadah hanya kepada-Nya
  • 140Membantah klaim anakronistis bahwa para nabi terdahulu adalah Yahudi atau Nasrani

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 141–16042
  • 142Keberatan orang-orang bodoh terkait pengalihan kiblat
  • 142Segala penjuru adalah milik Allah dan petunjuk-Nya menuju jalan yang lurus
  • 143Perubahan kiblat sebagai ujian ketaatan kepada Rasul
  • 143Terpeliharanya pahala salat terdahulu yang menghadap Baitulmaqdis
  • 143Umat Islam sebagai umat yang adil dan pilihan (Ummatan Wasata)
  • 144Keyakinan Ahli Kitab mengenai kebenaran pengalihan kiblat
  • 144, 149, 150Perintah menghadap Masjidil Haram dalam salat
  • 144Terpenuhinya kerinduan Nabi akan kiblat yang diridai (Ka'bah)
  • 145Keengganan dan penolakan keras Ahli Kitab meski telah datang semua bukti
  • 145Peringatan agar tidak mengikuti hawa nafsu setelah datangnya ilmu Ilahi
  • 146Pengenalan Ahli Kitab terhadap Nabi Muhammad seperti mengenali anak-anak mereka sendiri
  • 147Kebenaran itu datang dari Tuhanmu dan larangan untuk ragu-ragu
  • 148Berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan
  • 148Pengumpulan seluruh makhluk pada Hari Kiamat dengan kekuasaan Allah
  • 150Patahkannya argumen para penentang dengan menghadap Ka'bah dan penyempurnaan nikmat
  • 150Takut hanya kepada Allah dan penyempurnaan nikmat serta petunjuk-Nya
  • 151Pembacaan ayat-ayat Allah
  • 151Pengajaran Kitab Suci dan Hikmah
  • 151Penyucian jiwa (Tazkiyah)
  • 151Risalah dan pengutusan Nabi Muhammad saw.
  • 152, 172Bersyukur kepada Allah
  • 152Larangan mengingkari nikmat (kufur nikmat)
  • 152Mengingat Allah (Zikir)
  • 153Memohon pertolongan dengan sabar
  • 153, 249Penyertaan dan pertolongan Allah bagi orang-orang yang sabar
  • 153, 177Salat
  • 154Kehidupan para syuhada setelah kematian
  • 154Orang-orang yang gugur di jalan Allah (Syuhada)
  • 155Bentuk-bentuk cobaan dan ujian duniawi
  • 155Kabar gembira bagi orang-orang yang sabar
  • 156Istirja (mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un) saat tertimpa musibah
  • 156Pengakuan penghambaan dan kepulangan kepada Allah
  • 157Keberkahan dan rahmat bagi orang-orang yang sabar
  • 157Petunjuk yang lurus (Hidayah)
  • 158Bukit Safa dan Marwah
  • 158Kebaikan sukarela (Amal tatawwu')
  • 158Sa'i antara Safa dan Marwah
  • 159Laknat Allah dan seluruh makhluk atas orang yang menyembunyikan kebenaran
  • 159Menyembunyikan wahyu dan bukti-bukti yang jelas
  • 160Nama-nama Allah: At-Tawwab, Ar-Rahim
  • 160Penerimaan Taubat oleh Allah
  • 160Syarat-syarat tobat yang tulus, perbaikan diri, dan menjelaskan kebenaran

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 161–18054
  • 161Laknat abadi atas orang-orang yang terus-menerus kafir
  • 161Mati dalam keadaan kafir
  • 162, 167Kekekalan azab bagi orang-orang kafir
  • 162Tiada keringanan dan penangguhan dari azab
  • 163Keesaan Allah
  • 163Nama-nama Allah: Ar-Rahman, Ar-Rahim
  • 164Pelayaran kapal di lautan untuk kemaslahatan manusia
  • 164Penciptaan Langit dan Bumi
  • 164Pengaturan pergerakan angin dan awan yang dikendalikan
  • 164Penurunan hujan dan penghidupan bumi yang mati
  • 164Penyebaran aneka ragam makhluk melata di bumi
  • 164Pergantian Malam dan Siang
  • 164Renungan akal sehat terhadap tanda-tanda ciptaan Allah
  • 165Kecintaan mendalam orang-orang beriman kepada Allah
  • 165Kekuatan mutlak milik Allah dan kerasnya azab bagi orang zalim
  • 165Menjadikan tandingan-tandingan selain Allah
  • 166Pelepasan tanggung jawab pemimpin dari para pengikutnya saat melihat azab
  • 166Terputusnya segala hubungan dan ikatan duniawi di akhirat
  • 167Penyesalan atas amal perbuatan yang menjadi sumber kerugian
  • 167Penyesalan para pengikut dan harapan kembali ke dunia untuk berlepas diri
  • 168Memakan makanan yang halal lagi baik (Halalan Thayyiban)
  • 168Peringatan agar tidak mengikuti langkah-langkah setan
  • 168Permusuhan nyata setan terhadap manusia
  • 169Dorongan setan untuk berbuat kejahatan dan kekejian
  • 170Berpegang Teguh Secara Buta pada Ajaran Nenek Moyang
  • 170Keengganan mengikuti apa yang diturunkan Allah
  • 170Ketiadaan akal dan petunjuk dalam taklid buta
  • 171Perumpamaan penyeru dan binatang ternak yang tidak mengerti panggilan
  • 172Memakan rezeki yang halal dan thayyib
  • 172Syukur sebagai wujud ibadah yang sejati
  • 173Kategori daging yang diharamkan (bangkai, darah, daging babi, dan sembelihan selain untuk Allah)
  • 173Keringanan (rukhsah) dalam kondisi darurat yang mendesak
  • 173Pengampunan dan rahmat Allah dalam syariat-Nya
  • 174Memakan harta haram sama dengan menelan api ke dalam perut
  • 174Menjual ayat-ayat Allah demi keuntungan duniawi yang sedikit
  • 174Murka Allah dan ketiadaan penyucian bagi mereka pada Hari Kiamat
  • 175Membeli kesesatan dengan petunjuk dan azab dengan ampunan
  • 175Sindiran atas keberanian dan ketabahan mereka menanggung siksa api neraka
  • 176Penurunan Kitab Suci dengan penuh kebenaran
  • 176Perpecahan yang sangat jauh bagi orang-orang yang berselisih tentang Kitab
  • 177Infak kepada kerabat, anak yatim, dan orang-orang yang membutuhkan
  • 177Menepati janji dan perjanjian
  • 177Meraih kebenaran dan ketakwaan sejati
  • 177Pokok-pokok rukun iman dalam Islam
  • 177Sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan
  • 178Keringanan dan rahmat Ilahi dalam hukum syariat
  • 178Kewajiban kisas yang adil dalam perkara pembunuhan
  • 178Larangan melampaui batas setelah adanya pemaafan dan perdamaian
  • 178Pemaafan dan pembayaran diat secara baik dan ihsan
  • 179Hikmah dan pencegahan kejahatan bagi orang-orang yang berakal
  • 179Pemeliharaan kehidupan dan masyarakat melalui hukum kisas
  • 180Hak-hak orang tua dan kerabat dekat dalam wasiat
  • 180Kewajiban berwasiat secara adil bagi yang meninggalkan harta
  • 180Kewajiban yang ditetapkan bagi orang-orang yang bertakwa

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 181–20054
  • 181, 224, 227, 244Kemahatahuan dan keluasan ilmu Allah
  • 181Pengharaman mengubah wasiat
  • 182Meluruskan kekeliruan dan ketidakadilan dalam wasiat
  • 182, 192, 226Pengampunan dan rahmat Allah
  • 183Kewajiban ibadah puasa
  • 183, 223Meraih derajat ketakwaan
  • 184Fidyah bagi yang tidak mampu berpuasa
  • 184Keringanan puasa bagi orang sakit dan musafir
  • 184Keutamaan menambah kebaikan secara sukarela
  • 185Bersyukur dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya
  • 185Kemudahan dan penghapusan kesulitan dalam agama
  • 185Kewajiban berpuasa pada bulan Ramadan
  • 185Turunnya Al-Qur'an
  • 186Dekatnya Allah kepada hamba-hamba-Nya
  • 186Memenuhi seruan Allah dan keimanan yang sejati
  • 186Pengabulan doa
  • 187Batas waktu puasa dan waktu menahan diri (imsak)
  • 187Hukum dan tata tertib itikaf di masjid
  • 187Kebolehan bercampur dengan istri pada malam-malam bulan puasa
  • 187, 229Kepatuhan terhadap batas-batas hukum Allah
  • 188Larangan memakan harta orang lain secara batil
  • 188Larangan suap-menyuap dan berbuat curang di pengadilan
  • 189Fungsi hilal (bulan sabit) dalam penentuan waktu dan ibadah haji
  • 189Hakikat kebajikan dan ketakwaan
  • 189Penghapusan adat takhayul masuk rumah dari belakang
  • 190Larangan melampaui batas dalam berperang
  • 190Memerangi pihak yang memerangi di jalan Allah
  • 191Bahaya dan dahsyatnya fitnah (penganiayaan) dalam agama
  • 191Kehormatan dan kesucian Masjidil Haram dari peperangan
  • 191Memerangi orang-orang zalim dan merebut kembali hak
  • 192Penghentian perang apabila musuh berhenti menyerang
  • 193Menghilangkan fitnah penindasan dan menegakkan ketaatan semata-mata bagi Allah
  • 193Pembatasan permusuhan hanya terhadap orang-orang yang zalim
  • 194Kehormatan bulan-bulan haram
  • 194Penyertaan dan pertolongan Allah bagi orang-orang yang bertakwa
  • 194Prinsip pembalasan yang setimpal (kisas) dan perlakuan serupa
  • 195Keutamaan berbuat ihsan dan kecintaan Allah kepada orang yang berbuat baik
  • 195Larangan menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan
  • 196Hukum Haji Tamattu' (melaksanakan umrah sebelum haji)
  • 196Hukum ihsar (terhalang) dalam menuntaskan haji atau umrah
  • 196Hukum mencukur rambut dan fidyah karena uzur
  • 196Menyempurnakan ibadah haji dan umrah semata-mata karena Allah
  • 196Peringatan akan kerasnya siksa Allah
  • 197Bulan-bulan haji yang telah ditentukan
  • 197Ketakwaan sebagai sebaik-baik bekal spiritual
  • 197Larangan-larangan ihram dan perbuatan tercela selama haji
  • 197Peringatan bagi orang-orang yang berakal (Ulul Albab)
  • 198Kebolehan berniaga dan mencari karunia Allah selama musim haji
  • 198Mengingat nikmat petunjuk Ilahi setelah kesesatan
  • 198Wukuf di Arafah dan zikir di Masy'aril Haram
  • 199Memohon ampunan selama dan setelah beribadah
  • 199Persatuan dan kesetaraan dalam bertolak dari Arafah bersama-sama
  • 200Fokus pada dunia semata versus hilangnya bagian di akhirat
  • 200Senantiasa berzikir kepada Allah setelah menunaikan manasik haji

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 201–22047
  • 201Memohon kebaikan di dunia dan akhirat
  • 201Memohon perlindungan dari siksa neraka
  • 202Balasan yang adil sesuai dengan amal perbuatan
  • 202Cepatnya Perhitungan Allah
  • 203Hukum mempercepat atau menunda kepulangan dari Mina
  • 203Kepastian hari kebangkitan dan pengumpulan manusia di hadapan Allah
  • 203Zikir pada hari-hari yang telah ditentukan
  • 204Kepandaian bicara yang menipu dan sumpah palsu
  • 204Permusuhan yang sengit dan dendam
  • 205Kebencian Allah terhadap kerusakan dan para perusak
  • 205Merusak tanaman, membinasakan keturunan, dan berbuat kerusakan di bumi
  • 206Kesombongan yang membawa pada dosa saat dinasihati untuk bertakwa
  • 206Neraka Jahanam sebagai tempat kembali yang buruk bagi orang sombong
  • 207Kasih sayang dan kelembutan Allah kepada hamba-hamba-Nya
  • 207Mengorbankan diri demi meraih keridaan Allah
  • 208Komitmen total terhadap syariat dan ajaran Islam
  • 208Larangan mengikuti langkah-langkah setan dan permusuhannya
  • 209, 240Kemahaperkasaan dan kebijaksanaan Allah dalam ketetapan serta siksaan-Nya
  • 209Menyimpang dari kebenaran setelah tegaknya hujah
  • 210Datangnya ketetapan Allah dan kepastian keputusan akhir
  • 210Kembalinya segala urusan kepada Allah semata
  • 211Akibat mengubah nikmat Allah dan mengingkarinya
  • 211Bukti-bukti nyata yang diberikan kepada Bani Israil
  • 212Dunia dijadikan indah bagi orang kafir dan ejekan mereka terhadap orang beriman
  • 212Rezeki Allah yang melimpah tanpa batas bagi siapa yang Dia kehendaki
  • 212Tingginya derajat orang-orang yang bertakwa pada Hari Kiamat
  • 213Pengutusan para nabi sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan serta penurunan kitab dengan hak
  • 213Petunjuk Allah bagi orang-orang beriman menuju kebenaran dan jalan yang lurus
  • 213Timbulnya perselisihan dan perpecahan karena kedengkian antar-sesama
  • 214Cobaan dan penderitaan sebagai prasyarat masuk surga
  • 214Dekatnya pertolongan Allah bagi orang-orang mukmin yang sabar
  • 214Keteguhan hati saat menghadapi guncangan cobaan
  • 215Penerima nafkah dan prioritasnya (orang tua, kerabat, anak yatim, dan orang miskin)
  • 215Pengetahuan Allah terhadap setiap kebaikan yang diinfakkan
  • 216Hikmah Allah dalam perkara yang baik dan buruk serta keterbatasan ilmu manusia
  • 216Kewajiban berperang meskipun dibenci oleh jiwa manusia
  • 217Gugurnya amal dan hukuman murtad di dunia dan akhirat
  • 217Hukum berperang pada bulan haram dan besarnya dosa menghalangi jalan Allah
  • 217Permusuhan terus-menerus orang kafir untuk memurtadkan orang beriman
  • 218Berhijrah dan berjuang di jalan Allah
  • 218Harapan sejati akan rahmat dan ampunan Allah bagi para mujahid
  • 219Berinfak dari kelebihan kebutuhan (Al-'Afw)
  • 219Dorongan untuk merenung dan bertafakur atas ayat-ayat Allah
  • 219Pengharaman dan bahaya besar khamar serta judi
  • 220Kemampuan Allah membedakan orang yang berbuat kerusakan dari yang berbuat kebaikan
  • 220Memperbaiki urusan dan mengelola harta anak yatim sebaik-baiknya
  • 220Menjalin persaudaraan dan hidup bersama anak yatim secara adil

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 221–24040
  • 221Keutamaan memilih pasangan yang beriman meskipun hamba sahaya
  • 221Larangan menikahi wanita dan pria musyrik
  • 222Kecintaan Allah kepada orang-orang yang bertobat dan menyucikan diri
  • 222Menjauhi hubungan suami istri saat haid
  • 223Hubungan suami istri dan mempersiapkan amal saleh untuk akhirat
  • 224Larangan menjadikan sumpah sebagai penghalang berbuat kebajikan dan mendamaikan manusia
  • 225Sifat Santun (Al-Halim) dan Pengampun (Al-Ghafur) Allah
  • 225Sumpah yang tidak disengaja (laghwi) versus sumpah yang diniatkan dalam hati
  • 226Masa tunggu empat bulan dalam sumpah ila'
  • 227Ketetapan hati untuk menceraikan istri
  • 228Hak dan kewajiban timbal balik dalam pernikahan serta derajat kepemimpinan suami
  • 228Hak suami untuk rujuk demi perbaikan selama masa idah talak raj'i
  • 228Larangan menyembunyikan kehamilan atau darah haid dalam rahim
  • 228Masa idah wanita yang dicerai adalah tiga kali suci/haid (quru')
  • 229Ketentuan khuluk dan pengembalian mahar sebagai tebusan
  • 229Pembatasan talak yang dapat dirujuk (talak raj'i) hanya dua kali
  • 230Larangan menikahi kembali wanita yang ditalak tiga hingga ia menikah dengan laki-laki lain
  • 230Pernikahan kembali yang sah setelah perceraian yang sah dengan memperhatikan batasan Allah
  • 231Larangan merujuk istri dengan niat menzalimi atau menyakitinya
  • 231Mempertahankan istri dengan cara yang baik atau melepaskannya dengan cara yang baik pula
  • 231Mengagungkan ayat-ayat Allah, Al-Kitab, dan Al-Hikmah
  • 232Larangan bagi wali untuk menghalangi wanita yang ditalak menikah lagi jika saling rela
  • 232Penyucian jiwa dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman
  • 233Ketentuan menyapih dan menyusukan anak kepada orang lain berdasarkan musyawarah
  • 233Kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian ibu yang menyusui secara patut
  • 233Larangan bagi kedua orang tua saling menyulitkan karena urusan anak
  • 233Masa menyusui selama dua tahun penuh
  • 234Kebolehan wanita menentukan jalan hidupnya sendiri secara patut setelah masa idah berakhir
  • 234Masa idah wanita yang ditinggal mati suami selama empat bulan sepuluh hari
  • 235Kebolehan meminang wanita secara sindiran selama masa idah
  • 235Larangan membuat janji nikah rahasia dan melangsungkan akad sebelum masa idah berakhir
  • 236Hukum talak sebelum menyentuh istri dan sebelum menetapkan mahar
  • 236Kewajiban memberi mut'ah (hadiah hiburan) bagi wanita yang dicerai sesuai kemampuan
  • 237Hak mendapatkan separuh mahar yang telah ditentukan sebelum bercampur
  • 237Keutamaan memaafkan hak mahar dan saling menjaga kebaikan bersama
  • 238Berdiri menghadap Allah dalam salat dengan penuh khusyuk dan ketaatan
  • 238Memelihara semua salat fardhu dan salat Wustha (pertengahan)
  • 239Mengingat Allah dalam keadaan aman dan mensyukuri apa yang telah diajarkan-Nya
  • 239Pelaksanaan salat sambil berjalan kaki atau berkendaraan saat keadaan takut/bahaya
  • 240Pemberian nafkah dan tempat tinggal bagi janda selama satu tahun tanpa diusir

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 241–26037
  • 241Hak semua wanita yang dicerai untuk mendapatkan mut'ah yang patut sebagai kewajiban bagi orang bertakwa
  • 242Pemahaman dan perenungan rasional terhadap syariat dan hukum-hukum Allah
  • 243Karunia Allah yang melimpah kepada manusia dan keingkaran mayoritas mereka
  • 243Kesia-siaan lari dari kematian dan takdir Allah
  • 244Perintah berperang di jalan Allah
  • 245Kekuasaan Allah dalam menyempitkan dan melapangkan rezeki serta kepulangan kepada-Nya
  • 245Memberikan pinjaman yang baik (qardhul hasan) kepada Allah dan pelipatgandaan pahala
  • 246Menuntut kepemimpinan untuk berperang namun berpaling saat diwajibkan
  • 246Pengetahuan Allah tentang orang-orang yang zalim
  • 247Kelebihan dalam keluasan ilmu dan kekuatan fisik bagi pemimpin
  • 247Pemberian kekuasaan dan kerajaan oleh Allah kepada siapa yang Dia kehendaki
  • 247Pemilihan Ilahi atas kepemimpinan mengungguli harta dan status sosial
  • 248Malaikat membawa tabut sebagai tanda bukti bagi orang-orang beriman
  • 248Tabut perjanjian, ketenteraman (sakinah), dan peninggalan keluarga Musa serta Harun
  • 249Keyakinan akan pertemuan dengan Allah dan kemenangan kelompok kecil atas izin-Nya
  • 249Ujian disiplin pasukan di sungai dan larangan banyak minum
  • 250Doa memohon curahan kesabaran, keteguhan langkah, dan kemenangan atas kaum kafir
  • 250Menghadapi Jalut (Goliat) dan bala tentaranya di medan tempur
  • 251Kemenangan Daud membunuh Jalut serta penganugerahan kerajaan dan hikmah
  • 251Ketetapan Allah dalam menolak sebagian manusia dengan sebagian yang lain demi kelestarian bumi
  • 252Kebenaran tilawah ayat-ayat Allah
  • 252Penetapan dan kepastian risalah Nabi Muhammad saw.
  • 253Perselisihan dan perpecahan umat manusia setelah datangnya bukti-bukti nyata berdasarkan kehendak Allah
  • 253Tingkatan derajat para rasul dan penguatan Nabi Isa dengan Roh Kudus (Jibril)
  • 254Dahsyatnya Hari Kiamat yang tiada lagi jual beli, persahabatan, maupun syafaat
  • 255Keluasan Kursi Allah, kemahaluasan ilmu-Nya, dan pemeliharaan semesta
  • 255Sifat Al-Hayy (Maha Hidup), Al-Qayyum (Maha Mandiri), dan kesempurnaan kerajaan-Nya
  • 256Mengingkari Thaghut dan berpegang teguh pada buhul tali yang amat kokoh
  • 256Tidak ada paksaan dalam agama dan telah jelas jalan yang benar dari yang sesat
  • 257Allah mengeluarkan orang-orang beriman dari kegelapan menuju cahaya
  • 257Thaghut menyeret orang-orang kafir menuju kegelapan dan neraka
  • 258Argumen rasional Nabi Ibrahim tentang hidup, mati, dan terbitnya matahari
  • 258Bungkamnya orang kafir dan hilangnya hidayah bagi orang-orang yang zalim
  • 259Kuasa Ilahi dalam menjaga kesegaran makanan dan menyusun kembali tulang-belulang berbalut daging
  • 259Penghidupan kembali manusia dan keledai setelah kematian selama seratus tahun
  • 260Memohon ketenteraman hati melalui pembuktian nyata cara menghidupkan yang mati
  • 260Mukjizat penghidupan kembali empat ekor burung setelah dicincang dan disebar

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 261–28026
  • 261Perumpamaan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai dan pelipatgandaan pahala
  • 262Berinfak tanpa mengungkit-ungkit pemberian dan tanpa menyakiti, serta meraih pahala dan rasa aman
  • 263Keutamaan perkataan yang baik dan memaafkan daripada sedekah yang diiringi dengan menyakiti perasaan
  • 264Perumpamaan batu licin berdebu dan sia-sianya amal orang yang riya
  • 265Perumpamaan kebun di dataran tinggi yang menghasilkan buah berlipat ganda karena keikhlasan
  • 266Perumpamaan kebun yang hangus terbakar angin puyuh saat usia senja dan anak-anak masih lemah
  • 267Berinfak dari hasil usaha yang baik dan apa yang dikeluarkan dari bumi
  • 267Larangan memilih harta yang buruk dan tidak berharga untuk disedekahkan
  • 268Janji Allah berupa pengampunan dan karunia-Nya yang luas
  • 268Setan menakut-nakuti dengan kemiskinan dan menyuruh berbuat keji
  • 269Anugerah hikmah sebagai kebaikan yang melimpah dan peringatan bagi orang yang berakal
  • 270Ketiadaan penolong bagi orang-orang yang berbuat zalim
  • 270Pengetahuan Allah yang meliputi seluruh infak dan nazar
  • 271Keutamaan merahasiakan sedekah kepada fakir miskin dan penghapusan dosa-dosa
  • 272Berinfak semata-mata mencari keridaan Allah dan jaminan balasan sempurna tanpa dizalimi
  • 272Petunjuk berada mutlak dalam kehendak Allah semata
  • 273Kehormatan dan sikap menahan diri dari meminta-minta bagi orang fakir di jalan Allah
  • 274Infak secara berkesinambungan baik rahasia maupun terang-terangan dan rasa aman dari ketakutan
  • 275Keadaan orang-orang yang memakan riba pada Hari Kiamat seperti orang yang kemasukan setan
  • 275Perbedaan tegas antara jual beli yang dihalalkan dan riba yang diharamkan
  • 276Pemusnahan harta riba oleh Allah dan pelipatgandaan berkah sedekah
  • 277Pahala dan ketenteraman bagi orang yang menegakkan salat dan menunaikan zakat
  • 278Meninggalkan sisa-sisa riba sebagai bukti ketakwaan dan keimanan
  • 279Hak atas pokok modal tanpa menzalimi dan tanpa dizalimi
  • 279Pernyataan perang dari Allah dan Rasul-Nya terhadap pelaku riba
  • 280Memberi tangguh kepada orang yang berutang hingga mudah atau menyedekahkan piutang

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 281–28613
  • 281Kembali kepada Allah dan balasan sempurna bagi setiap jiwa tanpa kezaliman sedikit pun
  • 282Imla (pendiktean) oleh pihak yang berutang atau walinya secara adil
  • 282Kesaksian dua orang laki-laki atau seorang laki-laki dan dua orang wanita serta adab persaksian
  • 282Larangan menyulitkan dan membahayakan penulis serta saksi
  • 282Pencatatan transaksi utang piutang berjangka dan syarat penulis yang adil
  • 283Larangan menyembunyikan kesaksian dan berdosanya hati
  • 283Pensyariatan barang jaminan (gadai) dalam perjalanan dan penunaian amanat
  • 284Hisab Allah terhadap apa yang ditampakkan maupun yang disembunyikan manusia
  • 284Kekuasaan mutlak Allah untuk mengampuni dan mengazab siapa yang Dia kehendaki
  • 285Ikrar kepatuhan dan ketaatan serta memohon ampunan dan kepulangan kepada Allah
  • 285Keimanan Rasul dan orang-orang beriman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya tanpa membeda-bedakan
  • 286Doa memohon ampunan atas kekhilafan, penghapusan beban berat, dan kemenangan atas kaum kafir
  • 286Pembebanan kewajiban kepada jiwa hanya sebatas kemampuannya dan tanggung jawab atas amalnya

Baca ayat-ayat ini →

Distribusi Tema
Prophethood — 38%Worship — 29%History — 21%Theology — 7%Cosmology — 5%
Progresi Nada Ayat
Command (ayat 1–1)Consolation (ayat 2–2)Promise (ayat 3–3)Command (ayat 4–4)Consolation (ayat 5–5)Command (ayat 6–6)Warning (ayat 7–7)Consolation (ayat 8–8)Promise (ayat 9–9)Warning (ayat 10–10)Promise (ayat 11–11)Narrative (ayat 12–12)Command (ayat 13–13)Promise (ayat 14–14)Warning (ayat 15–15)Promise (ayat 16–16)Narrative (ayat 17–17)Warning (ayat 18–19)Command (ayat 20–20)Praise (ayat 21–21)Command (ayat 22–22)Warning (ayat 23–23)Command (ayat 24–24)Consolation (ayat 25–25)Promise (ayat 26–28)Command (ayat 29–31)Praise (ayat 32–32)Warning (ayat 33–33)Command (ayat 34–34)Promise (ayat 35–35)Warning (ayat 36–36)Command (ayat 37–37)Warning (ayat 38–39)Praise (ayat 40–40)Consolation (ayat 41–41)Command (ayat 42–44)Consolation (ayat 45–45)Promise (ayat 46–46)Praise (ayat 47–47)Warning (ayat 48–48)Consolation (ayat 49–50)Command (ayat 51–51)Consolation (ayat 52–52)Command (ayat 53–53)Warning (ayat 54–54)Command (ayat 55–55)Praise (ayat 56–56)Command (ayat 57–59)Warning (ayat 60–61)Consolation (ayat 62–62)Warning (ayat 63–63)Praise (ayat 64–64)Warning (ayat 65–65)Consolation (ayat 66–66)Warning (ayat 67–67)Command (ayat 68–69)Warning (ayat 70–75)Command (ayat 76–76)Promise (ayat 77–77)Neutral (ayat 78–78)Warning (ayat 79–79)Promise (ayat 80–80)Warning (ayat 81–81)Praise (ayat 82–82)Command (ayat 83–84)Warning (ayat 85–85)Promise (ayat 86–86)Warning (ayat 87–88)Praise (ayat 89–89)Warning (ayat 90–90)Command (ayat 91–91)Warning (ayat 92–94)Promise (ayat 95–97)Command (ayat 98–98)Warning (ayat 99–99)Command (ayat 100–100)Promise (ayat 101–101)Warning (ayat 102–102)Consolation (ayat 103–103)Warning (ayat 104–104)Promise (ayat 105–105)Command (ayat 106–110)Warning (ayat 111–111)Praise (ayat 112–112)Command (ayat 113–113)Warning (ayat 114–114)Command (ayat 115–115)Praise (ayat 116–116)Promise (ayat 117–117)Command (ayat 118–118)Consolation (ayat 119–119)Command (ayat 120–121)Praise (ayat 122–122)Warning (ayat 123–123)Command (ayat 124–124)Promise (ayat 125–125)Warning (ayat 126–126)Command (ayat 127–127)Consolation (ayat 128–129)Warning (ayat 130–130)Command (ayat 131–131)Warning (ayat 132–132)Command (ayat 133–134)Warning (ayat 135–135)Consolation (ayat 136–136)Promise (ayat 137–137)Praise (ayat 138–139)Command (ayat 140–141)Warning (ayat 142–142)Command (ayat 143–144)Warning (ayat 145–145)Command (ayat 146–146)Warning (ayat 147–147)Command (ayat 148–149)Consolation (ayat 150–153)Warning (ayat 154–154)Promise (ayat 155–155)Consolation (ayat 156–157)Command (ayat 158–158)Warning (ayat 159–159)Consolation (ayat 160–161)Promise (ayat 162–162)Praise (ayat 163–163)Command (ayat 164–165)Warning (ayat 166–169)Command (ayat 170–171)Praise (ayat 172–172)Warning (ayat 173–175)Command (ayat 176–176)Promise (ayat 177–177)Warning (ayat 178–178)Consolation (ayat 179–179)Warning (ayat 180–180)Command (ayat 181–181)Consolation (ayat 182–182)Warning (ayat 183–183)Promise (ayat 184–184)Consolation (ayat 185–186)Warning (ayat 187–188)Command (ayat 189–189)Warning (ayat 190–191)Consolation (ayat 192–192)Warning (ayat 193–193)Command (ayat 194–194)Consolation (ayat 195–195)Command (ayat 196–198)Consolation (ayat 199–199)Command (ayat 200–200)Consolation (ayat 201–201)Promise (ayat 202–202)Command (ayat 203–203)Promise (ayat 204–204)Warning (ayat 205–205)Command (ayat 206–206)Promise (ayat 207–207)Warning (ayat 208–208)Command (ayat 209–209)Narrative (ayat 210–210)Warning (ayat 211–212)Command (ayat 213–215)Warning (ayat 216–217)Consolation (ayat 218–220)Command (ayat 221–222)Promise (ayat 223–223)Warning (ayat 224–224)Consolation (ayat 225–225)Promise (ayat 226–226)Praise (ayat 227–227)Promise (ayat 228–228)Warning (ayat 229–229)Command (ayat 230–231)Consolation (ayat 232–232)Command (ayat 233–233)Warning (ayat 234–235)Promise (ayat 236–236)Consolation (ayat 237–237)Command (ayat 238–238)Warning (ayat 239–239)Praise (ayat 240–241)Promise (ayat 242–242)Warning (ayat 243–243)Command (ayat 244–244)Praise (ayat 245–245)Warning (ayat 246–246)Command (ayat 247–247)Consolation (ayat 248–248)Promise (ayat 249–249)Consolation (ayat 250–250)Promise (ayat 251–251)Command (ayat 252–253)Promise (ayat 254–254)Command (ayat 255–255)Warning (ayat 256–256)Command (ayat 257–257)Warning (ayat 258–258)Command (ayat 259–259)Promise (ayat 260–261)Consolation (ayat 262–263)Warning (ayat 264–264)Narrative (ayat 265–265)Promise (ayat 266–266)Command (ayat 267–267)Warning (ayat 268–268)Promise (ayat 269–269)Warning (ayat 270–270)Promise (ayat 271–271)Consolation (ayat 272–272)Warning (ayat 273–273)Consolation (ayat 274–274)Command (ayat 275–275)Promise (ayat 276–276)Consolation (ayat 277–277)Command (ayat 278–278)Warning (ayat 279–279)Consolation (ayat 280–281)Command (ayat 282–284)Consolation (ayat 285–286)03672108144180216252
Command
Narrative
Promise
Warning
Consolation
Praise
Neutral
Ko-Okurensi Konsep Teratas
AllahIlmu350
AllahIman306
ahli kitabKitab253
Allahkekafiran200
Ilmual-Alim161
Allahamal akhirat126
AllahJiwa123
Allahal-Alim114
Allahturunnya wahyu112
AllahHidayah111
Pasangan Berlawanan
kekafiran
↔ berlawanan
Iman
Pertanyaan Umum
What is Surah Al-Baqarah?
Surah Al-Baqarah (البقرة) adalah surah ke-2 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 286 ayat dan diturunkan di Madinah.
What are the main themes of Surah Al-Baqarah?
Tema utama Surah Al-Baqarah adalah teologi, spiritualitas, dan kenabian.
Which key figures are mentioned in Surah Al-Baqarah?
Surah Al-Baqarah secara khusus menampilkan Arafat dan Ibrahim.
What are the notable verses in Surah Al-Baqarah?
Surah Al-Baqarah memuat Ayat al-Birr (2:177) dan Ayat al-Kursi (2:255).
Is Surah Al-Baqarah Meccan or Medinan?
Surah Al-Baqarah adalah Madaniyah; surah ini diturunkan di Madinah dan berisi 286 ayat.
Baca Al-Baqarah — Semua 286 Ayat
Arabic text · Translation · Tafseer · Audio · Concept tags
Baca Surah Penuh →