Ringkasan Surah Al-Mu’minun (المؤمنون)

Cari dalam Al-Quran
Surah · 23 dari 114
المؤمنون Al-Mu'minun The Believers
Makkiyah◉ Juz 18118 ayat12 Konsep
Rentang Juz
Tentang Surah Ini

Surah Al-Mu'minun adalah surah ke-23 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri dari 118 ayat yang diturunkan di Mekah dan membahas tema teologi, kosmologi, dan kenabian. Nuh dan Musa disebut secara menonjol di dalamnya.

Rincian Topik

Ayat 1–2041
  • 1Iman
  • 1Kemenangan sejati
  • 2Khusyuk
  • 2Salat
  • 3Menyucikan perkataan dan perbuatan
  • 3Perkataan yang sia-sia
  • 4Penyucian jiwa dan harta
  • 4Zakat
  • 5Kesucian diri dan rasa malu
  • 5Perlindungan diri dari syahwat terlarang
  • 6Hubungan intim yang halal
  • 6Pernikahan
  • 7Hubungan terlarang dan perzinaan
  • 7Melanggar batas-batas yang halal
  • 8Amanah dan kejujuran
  • 8Menepati Janji dan Perjanjian
  • 9Istiqamah dalam beribadah
  • 9Menjaga waktu dan kewajiban salat
  • 10Balasan ilahi
  • 10Para pewaris yang saleh
  • 11Keabadian di Surga
  • 11Surga Firdaus
  • 12Penciptaan dari sari pati tanah liat
  • 12Penciptaan manusia
  • 13Perkembangan embrio
  • 13Setetes mani di tempat yang kokoh (rahim)
  • 14Allah sebaik-baik Pencipta
  • 14Pembentukan segumpal darah, segumpal daging, tulang, dan daging
  • 14Penciptaan dan pembentukan rupa oleh Allah
  • 15Hakikat kematian
  • 15Kematian umat manusia
  • 16Kebangkitan pada Hari Kiamat
  • 16Kehidupan setelah kematian
  • 17Pengawasan dan pemeliharaan ilahi atas ciptaan
  • 17Tujuh jalan di langit
  • 18Penurunan air hujan menurut ukuran yang pas
  • 18Penyimpanan air di dalam bumi
  • 19Kebun-kebun kurma dan anggur
  • 19Rezeki dari hasil tanaman dan buah-buahan
  • 20Minyak zaitun sebagai makanan dan lauk
  • 20Pohon yang tumbuh di Gunung Sinai

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 21–4041
  • 21Minuman susu dan berbagai manfaatnya
  • 21Pelajaran pada hewan ternak
  • 22Kapal-kapal yang berlayar
  • 22Mengendarai hewan ternak
  • 23Peringatan Keras terhadap Syirik
  • 23Seruan untuk menyembah Allah semata
  • 24Berdalih dengan tradisi nenek moyang
  • 24Klaim bahwa rasul hanyalah manusia biasa yang mencari kedudukan
  • 25Bersiasat dan menunggu kebinasaan sang nabi
  • 25Tuduhan palsu tentang kegilaan
  • 26Doa nabi yang dizalimi
  • 26Memohon pertolongan Allah menghadapi pendustaan
  • 27Larangan memohonkan keselamatan bagi orang-orang zalim
  • 27Mengangkut pasangan dari setiap jenis makhluk dan orang-orang beriman
  • 27Pembuatan bahtera di bawah pengawasan dan wahyu Allah
  • 28Kebinasaan kaum yang zalim
  • 28Syukur atas keselamatan
  • 29Allah sebaik-baik pemberi tempat menetap
  • 29Memohon tempat singgah yang penuh berkah kepada Allah
  • 30Tanda-tanda kekuasaan dalam kebinasaan para pendusta
  • 30Ujian ilahi bagi umat manusia
  • 31Kekuasaan ilahi dalam menciptakan generasi demi generasi
  • 31Pergantian umat-umat manusia
  • 32Kesatuan risalah kenabian
  • 32Seruan menuju tauhid dan ketakwaan
  • 33Menolak rasul yang berasal dari kalangan manusia biasa
  • 33Pendustaan hari akhirat oleh kaum hartawan
  • 34Kesombongan terhadap para nabi dari kalangan manusia
  • 34Menganggap mengikuti nabi sebagai suatu kerugian
  • 35Memperolok janji hari kebangkitan
  • 35Meragukan kehidupan kembali setelah jasad hancur
  • 36Mengolok-olok ancaman hari kebangkitan
  • 36Penolakan terhadap peringatan hari akhir
  • 37Keyakinan bahwa hidup dan mati hanya ada di dunia
  • 37Penolakan mutlak terhadap hari kebangkitan
  • 38Penolakan keras untuk beriman
  • 38Tuduhan palsu tentang pengada-adaan dusta
  • 39Bertawakal kepada Allah
  • 39Doa memohon kemenangan atas para pendusta
  • 40Dekatnya kedatangan azab ilahi
  • 40Penyesalan yang tak terelakkan bagi para pendusta

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 41–6042
  • 41Kebinasaan bagi kaum yang zalim
  • 41Menjadikan orang-orang jahat laksana sampah buih
  • 41Suara keras yang menghancurkan sebagai pembalasan yang adil
  • 42Penciptaan generasi-generasi baru
  • 42Sunnatullah tentang pergantian kekuasaan dalam sejarah manusia
  • 43Kepastian batas waktu bagi setiap umat
  • 43Ketetapan waktu ilahi yang tidak dapat dimajukan maupun diundur
  • 44Dijadikannya kisah kebinasaan umat terdahulu sebagai pelajaran
  • 44Pengutusan para rasul secara beruntun
  • 45Memberi peringatan kepada Firaun dan para pembesarnya
  • 45Pengutusan Nabi Musa dan Nabi Harun dengan tanda-tanda dan bukti yang nyata
  • 46Keangkuhan dan kesombongan yang melampaui batas
  • 46Penolakan terhadap kebenaran karena rasa sombong
  • 47Merendahkan para rasul karena kaum mereka diperbudak
  • 47Perbudakan terhadap Bani Israil
  • 48Akhir tragis para penguasa yang zalim dan sombong
  • 48Pendustaan yang membawa kepada kebinasaan
  • 49Pemberian Taurat kepada Nabi Musa
  • 49Petunjuk melalui wahyu dan kitab suci
  • 50Nabi Isa dan Maryam sebagai tanda mukjizat
  • 50Perlindungan di dataran tinggi yang aman dengan mata air mengalir
  • 51Berbuat amal saleh
  • 51Memakan makanan yang halal lagi baik
  • 51Pengetahuan menyeluruh Allah atas segala perbuatan
  • 52Bertakwa dan takut hanya kepada Allah semata
  • 52Satu kesatuan umat beragama
  • 53Perpecahan sekte-sekte dan golongan
  • 53Tiap-tiap golongan membanggakan apa yang ada pada mereka
  • 54Membiarkan orang-orang keras kepala dalam kesesatannya
  • 54Waktu yang ditentukan bagi orang-orang yang lalai
  • 55Kelimpahan duniawi sebagai ujian
  • 55Kesalahpahaman dalam memandang kelapangan rezeki sebagai kebaikan
  • 56Istidraj (kelonggaran) versus kebaikan yang hakiki
  • 56Tiadanya kesadaran di kalangan orang-orang yang lalai
  • 57Sifat-sifat orang beriman yang sejati
  • 57Takut dan gentar kepada Tuhan
  • 58Keyakinan yang mendalam terhadap ayat-ayat Allah
  • 58Mempercayai wahyu ilahi dan tanda-tanda di alam semesta
  • 59Ibadah yang murni dan ikhlas
  • 59Monoteisme mutlak (Tauhid murni)
  • 60Memberikan sedekah dengan hati yang diliputi rasa takut
  • 60Takut akan pertanggungjawaban di hadapan Allah

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 61–8041
  • 61Berlomba-lomba dalam amal kebajikan
  • 61Menjadi yang terdepan dalam kebaikan
  • 62Keadilan ilahi dan pembebanan sesuai kemampuan
  • 62Kitab catatan amal yang berbicara dengan kebenaran tanpa kezaliman
  • 63Kebutaan dan kelalaian hati
  • 63Terus-menerus melakukan perbuatan buruk
  • 64Hukuman bagi orang-orang zalim yang bermewah-mewahan
  • 64Jeritan putus asa saat datangnya siksaan
  • 65Kesia-siaan memohon pertolongan saat azab tiba
  • 65Teguran keras dari Allah kepada mereka yang binasa
  • 66Berbalik ke belakang karena enggan
  • 66Penolakan terhadap pembacaan ayat-ayat Allah
  • 67Memperolok dan mencela wahyu dalam obrolan malam
  • 67Menyombongkan diri atas keberadaan Baitullah (Masjidil Haram)
  • 68Keengganan untuk merenungkan Al-Qur'an
  • 68Petunjuk baru atau kebenaran masa lalu
  • 69Mengenal akhlak dan kejujuran sang Rasul
  • 69Mengingkari secara sengaja meskipun telah mengenal akhlaknya
  • 70Kebencian orang-orang kafir terhadap kebenaran
  • 70Rasul membawa kebenaran yang mutlak
  • 71Berpaling dari peringatan Al-Qur'an
  • 71Keseimbangan alam semesta yang terjaga oleh hikmah ilahi
  • 71Kesucian kebenaran ilahi di atas hawa nafsu manusia yang fana
  • 72Allah sebaik-baik pemberi rezeki
  • 72Keikhlasan dakwah nabi tanpa meminta upah
  • 73Bimbingan para nabi menuju kebenaran
  • 73Jalan lurus yang jelas
  • 74Keterkaitan antara pengingkaran hari akhirat dan kerusakan moral
  • 74Penyimpangan akibat tidak beriman kepada akhirat
  • 75Kufur nikmat dan kebutaan hati setelah memperoleh rahmat
  • 75Menyalahgunakan masa penangguhan dari Allah
  • 76Kerasnya hati orang kafir ketika azab menimpa
  • 76Tidak merendahkan diri dan tidak tunduk kepada Allah saat ditimpa ujian
  • 77Datangnya azab yang membinasakan secara tiba-tiba
  • 77Keputusasaan total orang-orang yang terkena azab
  • 78Penciptaan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani
  • 78Sedikitnya manusia yang bersyukur
  • 79Kepastian dihimpunkan kembali kepada Allah
  • 79Penyebaran dan perkembangbiakan manusia di bumi
  • 80Kekuasaan ilahi atas hidup dan mati
  • 80Keteraturan malam dan siang sebagai bukti bagi orang yang berakal

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 81–10041
  • 81Mengulang-ulang keraguan terhadap hari kebangkitan
  • 81Taklid buta terhadap pengingkaran nenek moyang
  • 82Keraguan materialistis tentang penciptaan kembali
  • 82Meragukan kebangkitan setelah menjadi tulang-belulang dan tanah
  • 83Mendustakan peringatan para rasul terdahulu
  • 83Menyebut wahyu sebagai dongeng orang-orang dahulu
  • 84Argumen mengenai penciptaan dan kepemilikan bumi
  • 84Merenungkan kekuasaan dan kerajaan ilahi
  • 85Fitrah dan pengakuan bahwa Allah adalah Sang Pencipta
  • 85Nasihat untuk mengambil pelajaran dan merenung
  • 86Tuhan Pemilik Arsy yang Agung
  • 86Tuhan Pemilik langit yang tujuh
  • 87Mengakui ketuhanan dan kekuasaan tertinggi Allah
  • 87Menuntut ketakwaan berdasarkan pengakuan yang telah dibuat
  • 88Kekuasaan mutlak atas segala sesuatu di Tangan Allah
  • 88Perlindungan mutlak dan tiada tempat berlindung dari-Nya
  • 89Kebingungan dan berpaling dari kebenaran
  • 89Mengakui bahwa kekuasaan tertinggi adalah milik Allah
  • 90Menyampaikan kebenaran yang tak terbantahkan
  • 90Penyingkapan kebohongan kaum musyrik
  • 91Kemustahilan logis adanya banyak tuhan yang akan merusak alam semesta
  • 91Mahasuci Allah dari segala sifat yang mereka ada-adakan
  • 91Penafian bahwa Allah mempunyai anak
  • 92Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan
  • 92Mengetahui yang gaib dan yang nyata
  • 93Doa saat azab telah dekat
  • 93Memohon perlindungan ilahi saat azab diturunkan
  • 94Berlepas diri dan menjauhi orang-orang fasik
  • 94Perlindungan dari nasib buruk orang-orang zalim
  • 95Kemahakuasaan untuk memenuhi janji-janji akhirat
  • 95Kepastian mutlak atas azab ilahi
  • 96Menolak kejahatan dengan cara yang terbaik
  • 96Pengetahuan Allah tentang kebohongan yang diada-adakan para penentang
  • 97Kewaspadaan spiritual terhadap godaan setan
  • 97Perlindungan dari bisikan-bisikan setan
  • 98Mencari perlindungan dan berpegang teguh kepada Allah
  • 98Perlindungan dari kehadiran dan gangguan setan
  • 99Kepedihan dan penyesalan mendalam saat ajal menjemput
  • 99Permohonan putus asa untuk diberi kesempatan kedua beramal
  • 100Alam Barzakh hingga hari kebangkitan
  • 100Janji palsu untuk berbuat saleh setelah hilangnya kesempatan

Baca ayat-ayat ini →

Ayat 101–11837
  • 101Terputusnya garis keturunan dan tiadanya saling bertanya pada Hari Kiamat
  • 101Tiupan sangkakala
  • 102Beratnya timbangan amal kebaikan
  • 102Meraih keselamatan dan kejayaan yang hakiki
  • 103Kerugian diri sendiri dan azab kekal di Neraka Jahannam
  • 103Ringannya timbangan akibat ketiadaan amal saleh
  • 104Api yang membakar wajah-wajah para penghuni Neraka
  • 104Wajah yang menyeringai dan bibir yang terangkat karena azab
  • 105Penegakan hujah atas para penghuni Neraka
  • 105Peringatan tentang ayat-ayat yang didustakan di dunia
  • 106Pengakuan bahwa kesengsaraan telah menguasai mereka
  • 106Pengakuan bahwa mereka berada dalam kesesatan
  • 107Janji untuk tidak kembali melakukan kezaliman
  • 107Memohon agar dikeluarkan dari api Neraka
  • 108Perintah ilahi untuk tinggal terhina di dalam Neraka
  • 108Terputusnya komunikasi dan permohonan kepada Allah
  • 109Doa orang-orang beriman memohon ampunan dan rahmat
  • 109Kaum musyrik memperolok orang-orang saleh
  • 110Memperolok orang saleh yang menyebabkan lalai mengingat Allah
  • 110Menertawakan orang-orang beriman dengan nada mengejek
  • 111Balasan ilahi atas kesabaran yang teguh
  • 111Orang-orang beriman yang sabar sebagai pemenang sejati
  • 112Hakikat fana dan singkatnya kehidupan dunia
  • 112Pertanyaan tentang lamanya hidup di dunia pada Hari Kiamat
  • 113Kehidupan dunia yang dirasakan hanya sehari atau sebagian hari
  • 113Merujuk kepada para pencatat waktu dan bilangan
  • 114Penyesalan atas ketiadaan ilmu yang benar tentang hakikat dunia
  • 114Singkatnya kehidupan dunia dibandingkan dengan keabadian
  • 115Kepastian kembali dan pertanggungjawaban di hadapan Allah
  • 115Penciptaan dengan tujuan dan hikmah, bukan secara sia-sia
  • 116Keunikan dan keesaan mutlak sifat ketuhanan
  • 116Mahatinggi Allah, Raja yang Sebenarnya dan Kebenaran Mutlak
  • 116Tuhan Pemilik Arsy yang Mulia
  • 117Menyembah tuhan lain tanpa adanya bukti
  • 117Perhitungan di sisi Tuhan dan kegagalan orang-orang kafir
  • 118Allah sebaik-baik pemberi rahmat
  • 118Memohon ampunan dan rahmat dari Tuhan

Baca ayat-ayat ini →

Progresi Nada Ayat
Praise (ayat 1–1)Command (ayat 2–3)Consolation (ayat 4–4)Command (ayat 5–5)Promise (ayat 6–6)Warning (ayat 7–7)Command (ayat 8–10)Consolation (ayat 11–11)Promise (ayat 12–12)Narrative (ayat 13–13)Consolation (ayat 14–14)Command (ayat 15–16)Promise (ayat 17–18)Consolation (ayat 19–19)Warning (ayat 20–20)Consolation (ayat 21–21)Command (ayat 22–22)Warning (ayat 23–23)Promise (ayat 24–25)Warning (ayat 26–26)Promise (ayat 27–27)Consolation (ayat 28–29)Warning (ayat 30–30)Command (ayat 31–33)Warning (ayat 34–34)Command (ayat 35–35)Promise (ayat 36–37)Narrative (ayat 38–38)Warning (ayat 39–40)Command (ayat 41–43)Warning (ayat 44–44)Promise (ayat 45–45)Praise (ayat 46–46)Promise (ayat 47–47)Command (ayat 48–49)Narrative (ayat 50–50)Command (ayat 51–54)Consolation (ayat 55–56)Command (ayat 57–57)Consolation (ayat 58–58)Command (ayat 59–59)Consolation (ayat 60–61)Promise (ayat 62–62)Warning (ayat 63–66)Command (ayat 67–67)Promise (ayat 68–68)Warning (ayat 69–69)Promise (ayat 70–70)Command (ayat 71–71)Promise (ayat 72–72)Command (ayat 73–73)Narrative (ayat 74–74)Promise (ayat 75–75)Warning (ayat 76–77)Praise (ayat 78–79)Command (ayat 80–81)Warning (ayat 82–82)Promise (ayat 83–83)Command (ayat 84–88)Warning (ayat 89–90)Promise (ayat 91–91)Command (ayat 92–93)Warning (ayat 94–94)Promise (ayat 95–95)Praise (ayat 96–96)Warning (ayat 97–99)Command (ayat 100–100)Neutral (ayat 101–101)Consolation (ayat 102–102)Command (ayat 103–103)Consolation (ayat 104–104)Command (ayat 105–106)Warning (ayat 107–108)Consolation (ayat 109–109)Command (ayat 110–110)Consolation (ayat 111–111)Command (ayat 112–113)Warning (ayat 114–114)Command (ayat 115–115)Praise (ayat 116–116)Command (ayat 117–117)Consolation (ayat 118–118)0153045607590105
Command
Narrative
Promise
Warning
Consolation
Praise
Neutral
Ko-Okurensi Konsep Teratas
AllahIlmu350
AllahIman306
pendustaan kebenaranBohong200
penciptaanpenciptaan ilahi195
AllahRasul188
Allahbumi186
AllahKezaliman107
RasulIman91
ImanIlmu84
Allahpenciptaan ilahi75
Pertanyaan Umum
What is Surah Al-Mu'minun?
Surah Al-Mu'minun (المؤمنون) adalah surah ke-23 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 118 ayat dan diturunkan di Mekah.
What are the main themes of Surah Al-Mu'minun?
Tema utama Surah Al-Mu'minun adalah teologi, kosmologi, dan kenabian.
Which key figures are mentioned in Surah Al-Mu'minun?
Surah Al-Mu'minun secara khusus menampilkan Nuh dan Musa.
Is Surah Al-Mu'minun Meccan or Medinan?
Surah Al-Mu'minun adalah Makkiyah; surah ini diturunkan di Mekah dan berisi 118 ayat.
Baca Al-Mu'minun — Semua 118 Ayat
Arabic text · Translation · Tafseer · Audio · Concept tags
Baca Surah Penuh →