Juz 30

Bagian 30 dari 30 • Terjemahan Bahasa Indonesia

Surah An-Naba (Berita Besar) (78) — Ayat 1–40

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ
    Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
    ×

  2. عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلۡعَظِيمِ
    Tentang berita yang besar (hari berbangkit),
    ×

  3. ٱلَّذِي هُمۡ فِيهِ مُخۡتَلِفُونَ
    yang dalam hal itu mereka berselisih.
    ×

  4. كَلَّا سَيَعۡلَمُونَ
    Tidak! Kelak mereka akan mengetahui,
    ×

  5. ثُمَّ كَلَّا سَيَعۡلَمُونَ
    sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
    ×

  6. أَلَمۡ نَجۡعَلِ ٱلۡأَرۡضَ مِهَٰدٗا
    Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,
    ×

  7. وَٱلۡجِبَالَ أَوۡتَادٗا
    dan gunung-gunung sebagai pasak?
    ×

  8. وَخَلَقۡنَٰكُمۡ أَزۡوَٰجٗا
    Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan,
    ×

  9. وَجَعَلۡنَا نَوۡمَكُمۡ سُبَاتٗا
    dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,
    ×

  10. وَجَعَلۡنَا ٱلَّيۡلَ لِبَاسٗا
    dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,
    ×

  11. وَجَعَلۡنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشٗا
    dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,
    ×

  12. وَبَنَيۡنَا فَوۡقَكُمۡ سَبۡعٗا شِدَادٗا
    dan Kami membangun di atas kamu tujuh (lapis langit) yang kokoh,
    ×

  13. وَجَعَلۡنَا سِرَاجٗا وَهَّاجٗا
    dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),
    ×

  14. وَأَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡمُعۡصِرَٰتِ مَآءٗ ثَجَّاجٗا
    dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan lebatnya,
    ×

  15. لِّنُخۡرِجَ بِهِۦ حَبّٗا وَنَبَاتٗا
    untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,
    ×

  16. وَجَنَّـٰتٍ أَلۡفَافًا
    dan kebun-kebun yang rindang.
    ×

  17. إِنَّ يَوۡمَ ٱلۡفَصۡلِ كَانَ مِيقَٰتٗا
    Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,
    ×

  18. يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِ فَتَأۡتُونَ أَفۡوَاجٗا
    (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,
    ×

  19. وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتۡ أَبۡوَٰبٗا
    dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu,
    ×

  20. وَسُيِّرَتِ ٱلۡجِبَالُ فَكَانَتۡ سَرَابًا
    dan gunung-gunungpun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.
    ×

  21. إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتۡ مِرۡصَادٗا
    Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka),
    ×

  22. لِّلطَّـٰغِينَ مَـَٔابٗا
    menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
    ×

  23. لَّـٰبِثِينَ فِيهَآ أَحۡقَابٗا
    Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama,
    ×

  24. لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرۡدٗا وَلَا شَرَابًا
    mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
    ×

  25. إِلَّا حَمِيمٗا وَغَسَّاقٗا
    selain air yang mendidih dan nanah,
    ×

  26. جَزَآءٗ وِفَاقًا
    sebagai pembalasan yang setimpal.
    ×

  27. إِنَّهُمۡ كَانُواْ لَا يَرۡجُونَ حِسَابٗا
    Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan,
    ×

  28. وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابٗا
    dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
    ×

  29. وَكُلَّ شَيۡءٍ أَحۡصَيۡنَٰهُ كِتَٰبٗا
    Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).
    ×

  30. فَذُوقُواْ فَلَن نَّزِيدَكُمۡ إِلَّا عَذَابًا
    Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab.
    ×

  31. إِنَّ لِلۡمُتَّقِينَ مَفَازًا
    Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
    ×

  32. حَدَآئِقَ وَأَعۡنَٰبٗا
    (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
    ×

  33. وَكَوَاعِبَ أَتۡرَابٗا
    dan gadis-gadis belia yang sebaya,
    ×

  34. وَكَأۡسٗا دِهَاقٗا
    dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
    ×

  35. لَّا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوٗا وَلَا كِذَّـٰبٗا
    Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.
    ×

  36. جَزَآءٗ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابٗا
    Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu,
    ×

  37. رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا ٱلرَّحۡمَٰنِۖ لَا يَمۡلِكُونَ مِنۡهُ خِطَابٗا
    Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.
    ×

  38. يَوۡمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلۡمَلَـٰٓئِكَةُ صَفّٗاۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَقَالَ صَوَابٗا
    Pada hari, ketika rūḥ dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.
    ×

  39. ذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمُ ٱلۡحَقُّۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا
    Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
    ×

  40. إِنَّآ أَنذَرۡنَٰكُمۡ عَذَابٗا قَرِيبٗا يَوۡمَ يَنظُرُ ٱلۡمَرۡءُ مَا قَدَّمَتۡ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلۡكَافِرُ يَٰلَيۡتَنِي كُنتُ تُرَٰبَۢا
    Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah."
    ×

Surah An-Nazi'at (Malaikat yang Mencabut) (79) — Ayat 1–46

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلنَّـٰزِعَٰتِ غَرۡقٗا
    Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
    ×

  2. وَٱلنَّـٰشِطَٰتِ نَشۡطٗا
    Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
    ×

  3. وَٱلسَّـٰبِحَٰتِ سَبۡحٗا
    Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
    ×

  4. فَٱلسَّـٰبِقَٰتِ سَبۡقٗا
    dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
    ×

  5. فَٱلۡمُدَبِّرَٰتِ أَمۡرٗا
    dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
    ×

  6. يَوۡمَ تَرۡجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ
    (Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
    ×

  7. تَتۡبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ
    (tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
    ×

  8. قُلُوبٞ يَوۡمَئِذٖ وَاجِفَةٌ
    Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,
    ×

  9. أَبۡصَٰرُهَا خَٰشِعَةٞ
    pandangannya tunduk.
    ×

  10. يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرۡدُودُونَ فِي ٱلۡحَافِرَةِ
    (orang-orang kafir) berkata, "Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?
    ×

  11. أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمٗا نَّخِرَةٗ
    Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur?"
    ×

  12. قَالُواْ تِلۡكَ إِذٗا كَرَّةٌ خَاسِرَةٞ
    Mereka berkata, "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."
    ×

  13. فَإِنَّمَا هِيَ زَجۡرَةٞ وَٰحِدَةٞ
    Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja.
    ×

  14. فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ
    Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
    ×

  15. هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
    Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?
    ×

  16. إِذۡ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلۡوَادِ ٱلۡمُقَدَّسِ طُوًى
    Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah Tuwa;
    ×

  17. ٱذۡهَبۡ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ
    pergilah engkau kepada Fir'aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas,
    ×

  18. فَقُلۡ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ
    Maka katakanlah (kepada Fir'aun), "Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan),
    ×

  19. وَأَهۡدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخۡشَىٰ
    dan engkau akan kubimbing ke jalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?"
    ×

  20. فَأَرَىٰهُ ٱلۡأٓيَةَ ٱلۡكُبۡرَىٰ
    Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
    ×

  21. فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
    Tetapi dia (Fir'aun) mendustakan dan mendurhakai.
    ×

  22. ثُمَّ أَدۡبَرَ يَسۡعَىٰ
    Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
    ×

  23. فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
    Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru (memanggil kaumnya).
    ×

  24. فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلۡأَعۡلَىٰ
    (Seraya) berkata, "Akulah tuhanmu yang paling tinggi."
    ×

  25. فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَٱلۡأُولَىٰٓ
    Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia.
    ×

  26. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبۡرَةٗ لِّمَن يَخۡشَىٰٓ
    Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).
    ×

  27. ءَأَنتُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُۚ بَنَىٰهَا
    Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?
    ×

  28. رَفَعَ سَمۡكَهَا فَسَوَّىٰهَا
    Dia telah meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
    ×

  29. وَأَغۡطَشَ لَيۡلَهَا وَأَخۡرَجَ ضُحَىٰهَا
    dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang).
    ×

  30. وَٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ
    Dan setelah itu bumi Dia hamparkan.
    ×

  31. أَخۡرَجَ مِنۡهَا مَآءَهَا وَمَرۡعَىٰهَا
    Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
    ×

  32. وَٱلۡجِبَالَ أَرۡسَىٰهَا
    Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan kokoh.
    ×

  33. مَتَٰعٗا لَّكُمۡ وَلِأَنۡعَٰمِكُمۡ
    (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
    ×

  34. فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلۡكُبۡرَىٰ
    Maka apabila malapetaka besar (hari Kiamat) telah datang,
    ×

  35. يَوۡمَ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ
    yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
    ×

  36. وَبُرِّزَتِ ٱلۡجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ
    dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
    ×

  37. فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
    Maka adapun orang yang melampaui batas,
    ×

  38. وَءَاثَرَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا
    dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
    ×

  39. فَإِنَّ ٱلۡجَحِيمَ هِيَ ٱلۡمَأۡوَىٰ
    maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya.
    ×

  40. وَأَمَّا مَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفۡسَ عَنِ ٱلۡهَوَىٰ
    Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
    ×

  41. فَإِنَّ ٱلۡجَنَّةَ هِيَ ٱلۡمَأۡوَىٰ
    maka sungguh, surgalah tempat tinggal-(nya).
    ×

  42. يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرۡسَىٰهَا
    Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat, "Kapankah terjadinya?"
    ×

  43. فِيمَ أَنتَ مِن ذِكۡرَىٰهَآ
    Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?
    ×

  44. إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ
    Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan waktunya).
    ×

  45. إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخۡشَىٰهَا
    Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari Kiamat).
    ×

  46. كَأَنَّهُمۡ يَوۡمَ يَرَوۡنَهَا لَمۡ يَلۡبَثُوٓاْ إِلَّا عَشِيَّةً أَوۡ ضُحَىٰهَا
    Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.
    ×

Surah 'Abasa (Ia Bermuka Masam) (80) — Ayat 1–42

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ
    Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
    ×

  2. أَن جَآءَهُ ٱلۡأَعۡمَىٰ
    karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
    ×

  3. وَمَا يُدۡرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ
    Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),
    ×

  4. أَوۡ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكۡرَىٰٓ
    atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?
    ×

  5. أَمَّا مَنِ ٱسۡتَغۡنَىٰ
    Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
    ×

  6. فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ
    maka engkau (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,
    ×

  7. وَمَا عَلَيۡكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ
    padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
    ×

  8. وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسۡعَىٰ
    Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
    ×

  9. وَهُوَ يَخۡشَىٰ
    sedang dia takut (kepada Allah),
    ×

  10. فَأَنتَ عَنۡهُ تَلَهَّىٰ
    engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.
    ×

  11. كَلَّآ إِنَّهَا تَذۡكِرَةٞ
    Sekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
    ×

  12. فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ
    maka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,
    ×

  13. فِي صُحُفٖ مُّكَرَّمَةٖ
    di dalam kitab-kitab yang dimuliakan (di sisi Allah),
    ×

  14. مَّرۡفُوعَةٖ مُّطَهَّرَةِۭ
    yang ditinggikan (dan) disucikan,
    ×

  15. بِأَيۡدِي سَفَرَةٖ
    di tangan para utusan (malaikat),
    ×

  16. كِرَامِۭ بَرَرَةٖ
    yang mulia lagi berbakti.
    ×

  17. قُتِلَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَآ أَكۡفَرَهُۥ
    Celakalah manusia! Alangkah kufurnya dia!
    ×

  18. مِنۡ أَيِّ شَيۡءٍ خَلَقَهُۥ
    Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya?
    ×

  19. مِن نُّطۡفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ
    Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.
    ×

  20. ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ
    Kemudian jalannya Dia mudahkan,
    ×

  21. ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقۡبَرَهُۥ
    kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya,
    ×

  22. ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ
    kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
    ×

  23. كَلَّا لَمَّا يَقۡضِ مَآ أَمَرَهُۥ
    Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
    ×

  24. فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ
    Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya,
    ×

  25. أَنَّا صَبَبۡنَا ٱلۡمَآءَ صَبّٗا
    Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
    ×

  26. ثُمَّ شَقَقۡنَا ٱلۡأَرۡضَ شَقّٗا
    kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
    ×

  27. فَأَنۢبَتۡنَا فِيهَا حَبّٗا
    lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
    ×

  28. وَعِنَبٗا وَقَضۡبٗا
    dan anggur dan sayur-sayuran,
    ×

  29. وَزَيۡتُونٗا وَنَخۡلٗا
    dan zaitun dan pohon kurma,
    ×

  30. وَحَدَآئِقَ غُلۡبٗا
    dan kebun-kebun (yang) rindang,
    ×

  31. وَفَٰكِهَةٗ وَأَبّٗا
    dan buah-buahan serta rerumputan.
    ×

  32. مَّتَٰعٗا لَّكُمۡ وَلِأَنۡعَٰمِكُمۡ
    (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
    ×

  33. فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ
    Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
    ×

  34. يَوۡمَ يَفِرُّ ٱلۡمَرۡءُ مِنۡ أَخِيهِ
    pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
    ×

  35. وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ
    dan dari ibu dan bapaknya,
    ×

  36. وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ
    dan dari istri dan anak-anaknya.
    ×

  37. لِكُلِّ ٱمۡرِيٕٖ مِّنۡهُمۡ يَوۡمَئِذٖ شَأۡنٞ يُغۡنِيهِ
    Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
    ×

  38. وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ مُّسۡفِرَةٞ
    Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
    ×

  39. ضَاحِكَةٞ مُّسۡتَبۡشِرَةٞ
    tertawa dan gembira ria,
    ×

  40. وَوُجُوهٞ يَوۡمَئِذٍ عَلَيۡهَا غَبَرَةٞ
    dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
    ×

  41. تَرۡهَقُهَا قَتَرَةٌ
    tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
    ×

  42. أُوْلَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡكَفَرَةُ ٱلۡفَجَرَةُ
    Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.
    ×

Surah At-Takwir (Menggulung) (81) — Ayat 1–29

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِذَا ٱلشَّمۡسُ كُوِّرَتۡ
    Apabila matahari digulung,
    ×

  2. وَإِذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتۡ
    dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
    ×

  3. وَإِذَا ٱلۡجِبَالُ سُيِّرَتۡ
    dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
    ×

  4. وَإِذَا ٱلۡعِشَارُ عُطِّلَتۡ
    dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),
    ×

  5. وَإِذَا ٱلۡوُحُوشُ حُشِرَتۡ
    dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
    ×

  6. وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ سُجِّرَتۡ
    dan apabila lautan dipanaskan,
    ×

  7. وَإِذَا ٱلنُّفُوسُ زُوِّجَتۡ
    dan apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),
    ×

  8. وَإِذَا ٱلۡمَوۡءُۥدَةُ سُئِلَتۡ
    dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
    ×

  9. بِأَيِّ ذَنۢبٖ قُتِلَتۡ
    karena dosa apa dia dibunuh?
    ×

  10. وَإِذَا ٱلصُّحُفُ نُشِرَتۡ
    Dan apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,
    ×

  11. وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ كُشِطَتۡ
    dan apabila langit dilenyapkan,
    ×

  12. وَإِذَا ٱلۡجَحِيمُ سُعِّرَتۡ
    dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
    ×

  13. وَإِذَا ٱلۡجَنَّةُ أُزۡلِفَتۡ
    dan apabila surga didekatkan,
    ×

  14. عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّآ أَحۡضَرَتۡ
    setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
    ×

  15. فَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلۡخُنَّسِ
    Aku bersumpah demi bintang-bintang,
    ×

  16. ٱلۡجَوَارِ ٱلۡكُنَّسِ
    yang beredar dan terbenam,
    ×

  17. وَٱلَّيۡلِ إِذَا عَسۡعَسَ
    demi malam apabila telah larut,
    ×

  18. وَٱلصُّبۡحِ إِذَا تَنَفَّسَ
    dan demi subuh apabila telah menyinsing,
    ×

  19. إِنَّهُۥ لَقَوۡلُ رَسُولٖ كَرِيمٖ
    sesungguhnya (Al-Qur`an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),
    ×

  20. ذِي قُوَّةٍ عِندَ ذِي ٱلۡعَرۡشِ مَكِينٖ
    yang memiliki kekuatan, memiliki kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki Arasy,
    ×

  21. مُّطَاعٖ ثَمَّ أَمِينٖ
    yang di sana (di alam malaikat) ditaati dan dipercaya.
    ×

  22. وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجۡنُونٖ
    Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah orang gila.
    ×

  23. وَلَقَدۡ رَءَاهُ بِٱلۡأُفُقِ ٱلۡمُبِينِ
    Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang.
    ×

  24. وَمَا هُوَ عَلَى ٱلۡغَيۡبِ بِضَنِينٖ
    Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang gaib.
    ×

  25. وَمَا هُوَ بِقَوۡلِ شَيۡطَٰنٖ رَّجِيمٖ
    Dan (Al-Qur`an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk,
    ×

  26. فَأَيۡنَ تَذۡهَبُونَ
    maka ke manakah kamu akan pergi?
    ×

  27. إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرٞ لِّلۡعَٰلَمِينَ
    (Al-Qur`an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam,
    ×

  28. لِمَن شَآءَ مِنكُمۡ أَن يَسۡتَقِيمَ
    (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.
    ×

  29. وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
    Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.
    ×

Surah Al-Infitar (Terbelah) (82) — Ayat 1–19

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتۡ
    Apabila langit terbelah,
    ×

  2. وَإِذَا ٱلۡكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتۡ
    dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
    ×

  3. وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ فُجِّرَتۡ
    dan apabila lautan dijadikan meluap,
    ×

  4. وَإِذَا ٱلۡقُبُورُ بُعۡثِرَتۡ
    dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
    ×

  5. عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ وَأَخَّرَتۡ
    (maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya).
    ×

  6. يَـٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلۡكَرِيمِ
    Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pengasih.
    ×

  7. ٱلَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ
    Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
    ×

  8. فِيٓ أَيِّ صُورَةٖ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ
    dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
    ×

  9. كَلَّا بَلۡ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ
    Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
    ×

  10. وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ
    Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
    ×

  11. كِرَامٗا كَٰتِبِينَ
    yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu),
    ×

  12. يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ
    mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
    ×

  13. إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٖ
    Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
    ×

  14. وَإِنَّ ٱلۡفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٖ
    dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
    ×

  15. يَصۡلَوۡنَهَا يَوۡمَ ٱلدِّينِ
    Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
    ×

  16. وَمَا هُمۡ عَنۡهَا بِغَآئِبِينَ
    Dan mereka tidak mungkin keluar dari neraka itu.
    ×

  17. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
    Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
    ×

  18. ثُمَّ مَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
    Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
    ×

  19. يَوۡمَ لَا تَمۡلِكُ نَفۡسٞ لِّنَفۡسٖ شَيۡـٔٗاۖ وَٱلۡأَمۡرُ يَوۡمَئِذٖ لِّلَّهِ
    (Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
    ×

Surah Al-Mutaffifin (Orang-orang yang Curang) (83) — Ayat 1–36

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَيۡلٞ لِّلۡمُطَفِّفِينَ
    Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
    ×

  2. ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكۡتَالُواْ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسۡتَوۡفُونَ
    (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,
    ×

  3. وَإِذَا كَالُوهُمۡ أَو وَّزَنُوهُمۡ يُخۡسِرُونَ
    dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.
    ×

  4. أَلَا يَظُنُّ أُوْلَـٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبۡعُوثُونَ
    Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
    ×

  5. لِيَوۡمٍ عَظِيمٖ
    pada suatu hari yang besar,
    ×

  6. يَوۡمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
    (yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.
    ×

  7. كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلۡفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٖ
    Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjīn.
    ×

  8. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا سِجِّينٞ
    Dan tahukah engkau apakah Sijjīn itu?
    ×

  9. كِتَٰبٞ مَّرۡقُومٞ
    (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal).
    ×

  10. وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ
    Celakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan!
    ×

  11. ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوۡمِ ٱلدِّينِ
    (yaitu) orang-orang yang mendustakannya (hari pembalasan).
    ×

  12. وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعۡتَدٍ أَثِيمٍ
    Dan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,
    ×

  13. إِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلۡأَوَّلِينَ
    yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, "Itu adalah dongeng orang-orang dahulu."
    ×

  14. كَلَّاۖ بَلۡۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ
    Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
    ×

  15. كَلَّآ إِنَّهُمۡ عَن رَّبِّهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّمَحۡجُوبُونَ
    Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhannya.
    ×

  16. ثُمَّ إِنَّهُمۡ لَصَالُواْ ٱلۡجَحِيمِ
    Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.
    ×

  17. ثُمَّ يُقَالُ هَٰذَا ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
    Kemudian, dikatakan (kepada mereka), "Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan."
    ×

  18. كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلۡأَبۡرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ
    Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam 'Illiyyīn.
    ×

  19. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ
    Dan tahukah engkau apakah 'Illiyyīn itu?
    ×

  20. كِتَٰبٞ مَّرۡقُومٞ
    (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal),
    ×

  21. يَشۡهَدُهُ ٱلۡمُقَرَّبُونَ
    yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).
    ×

  22. إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
    Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
    ×

  23. عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ
    mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
    ×

  24. تَعۡرِفُ فِي وُجُوهِهِمۡ نَضۡرَةَ ٱلنَّعِيمِ
    Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan.
    ×

  25. يُسۡقَوۡنَ مِن رَّحِيقٖ مَّخۡتُومٍ
    Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel).
    ×

  26. خِتَٰمُهُۥ مِسۡكٞۚ وَفِي ذَٰلِكَ فَلۡيَتَنَافَسِ ٱلۡمُتَنَٰفِسُونَ
    Laknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
    ×

  27. وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسۡنِيمٍ
    Dan campurannya dari tasnīm,
    ×

  28. عَيۡنٗا يَشۡرَبُ بِهَا ٱلۡمُقَرَّبُونَ
    (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).
    ×

  29. إِنَّ ٱلَّذِينَ أَجۡرَمُواْ كَانُواْ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يَضۡحَكُونَ
    Sesungguhnya orang-orang yang berdosa,adalah mereka yang dahulu menertawakan orang-orang yang beriman.
    ×

  30. وَإِذَا مَرُّواْ بِهِمۡ يَتَغَامَزُونَ
    Dan apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,
    ×

  31. وَإِذَا ٱنقَلَبُوٓاْ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِمُ ٱنقَلَبُواْ فَكِهِينَ
    dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.
    ×

  32. وَإِذَا رَأَوۡهُمۡ قَالُوٓاْ إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ لَضَآلُّونَ
    Dan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, "Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,"
    ×

  33. وَمَآ أُرۡسِلُواْ عَلَيۡهِمۡ حَٰفِظِينَ
    padahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
    ×

  34. فَٱلۡيَوۡمَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنَ ٱلۡكُفَّارِ يَضۡحَكُونَ
    Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang menertawakan orang-orang kafir,
    ×

  35. عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ
    mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
    ×

  36. هَلۡ ثُوِّبَ ٱلۡكُفَّارُ مَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ
    Apakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka perbuat?
    ×

Surah Al-Insyiqaq (Terbelah) (84) — Ayat 1–25

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنشَقَّتۡ
    Apabila langit terbelah,
    ×

  2. وَأَذِنَتۡ لِرَبِّهَا وَحُقَّتۡ
    dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh,
    ×

  3. وَإِذَا ٱلۡأَرۡضُ مُدَّتۡ
    dan apabila bumi diratakan,
    ×

  4. وَأَلۡقَتۡ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتۡ
    dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
    ×

  5. وَأَذِنَتۡ لِرَبِّهَا وَحُقَّتۡ
    dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.
    ×

  6. يَـٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدۡحٗا فَمُلَٰقِيهِ
    Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.
    ×

  7. فَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ
    Maka adapun orang yang catatanya diberikan dari sebelah kanannya,
    ×

  8. فَسَوۡفَ يُحَاسَبُ حِسَابٗا يَسِيرٗا
    maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
    ×

  9. وَيَنقَلِبُ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورٗا
    dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
    ×

  10. وَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهۡرِهِۦ
    Dan adapun orang yang catatannya diberikan dari arah belakang,
    ×

  11. فَسَوۡفَ يَدۡعُواْ ثُبُورٗا
    maka dia akan berteriak, "Celakalah aku!"
    ×

  12. وَيَصۡلَىٰ سَعِيرًا
    Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
    ×

  13. إِنَّهُۥ كَانَ فِيٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورًا
    Sungguh, dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).
    ×

  14. إِنَّهُۥ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ
    Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
    ×

  15. بَلَىٰٓۚ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرٗا
    Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
    ×

  16. فَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلشَّفَقِ
    Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,
    ×

  17. وَٱلَّيۡلِ وَمَا وَسَقَ
    demi malam dan apa yang diselubunginya,
    ×

  18. وَٱلۡقَمَرِ إِذَا ٱتَّسَقَ
    demi bulan apabila jadi purnama,
    ×

  19. لَتَرۡكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٖ
    sungguh, akan kamu jalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).
    ×

  20. فَمَا لَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ
    Maka mengapa mereka tidak mau beriman?
    ×

  21. وَإِذَا قُرِئَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡقُرۡءَانُ لَا يَسۡجُدُونَۤ۩
    Dan apabila Al-Qur`an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
    ×

  22. بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يُكَذِّبُونَ
    bahkan orang-orang kafir itu mendustakan-(nya).
    ×

  23. وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا يُوعُونَ
    Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
    ×

  24. فَبَشِّرۡهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
    Maka sampaikanlah kepada mereka (ancaman) azab yang pedih,
    ×

  25. إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَٰتِ لَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونِۭ
    kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.
    ×

Surah Al-Buruj (Gugusan Bintang) (85) — Ayat 1–22

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلۡبُرُوجِ
    Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
    ×

  2. وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡمَوۡعُودِ
    dan demi hari yang dijanjikan.
    ×

  3. وَشَاهِدٖ وَمَشۡهُودٖ
    Demi yang menyaksikan dan yang disaksikan.
    ×

  4. قُتِلَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡأُخۡدُودِ
    Binasalah orang-orang yang membuat parit (yaitu para pembesar Najran di Yaman),
    ×

  5. ٱلنَّارِ ذَاتِ ٱلۡوَقُودِ
    yang berapi (yang mempunyai) kayu bakar,
    ×

  6. إِذۡ هُمۡ عَلَيۡهَا قُعُودٞ
    ketika mereka duduk di sekitarnya,
    ×

  7. وَهُمۡ عَلَىٰ مَا يَفۡعَلُونَ بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ شُهُودٞ
    sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang mukmin.
    ×

  8. وَمَا نَقَمُواْ مِنۡهُمۡ إِلَّآ أَن يُؤۡمِنُواْ بِٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ
    Dan mereka menyiksa orang-orang mukmin itu hanya karena (orang-orang mukmin itu) beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji,
    ×

  9. ٱلَّذِي لَهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ شَهِيدٌ
    yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
    ×

  10. إِنَّ ٱلَّذِينَ فَتَنُواْ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ وَٱلۡمُؤۡمِنَٰتِ ثُمَّ لَمۡ يَتُوبُواْ فَلَهُمۡ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمۡ عَذَابُ ٱلۡحَرِيقِ
    Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan (bencana, membunuh, menyiksa) kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu mereka tidak bertobat, maka mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
    ×

  11. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَٰتِ لَهُمۡ جَنَّـٰتٞ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُۚ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡكَبِيرُ
    Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, itulah kemenangan yang agung.
    ×

  12. إِنَّ بَطۡشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ
    Sungguh, azab Tuhanmu sangat keras.
    ×

  13. إِنَّهُۥ هُوَ يُبۡدِئُ وَيُعِيدُ
    Sungguh, Dialah yang memulai penciptaan (makhluk) dan yang menghidupkannya (kembali).
    ×

  14. وَهُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلۡوَدُودُ
    Dan Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih,
    ×

  15. ذُو ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡمَجِيدُ
    Yang memiliki Arasy, lagi Mahamulia,
    ×

  16. فَعَّالٞ لِّمَا يُرِيدُ
    Mahakuasa berbuat apa yang Dia kehendaki.
    ×

  17. هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلۡجُنُودِ
    Sudahkah sampai kepadamu berita tentang bala tentara (penentang),
    ×

  18. فِرۡعَوۡنَ وَثَمُودَ
    (yaitu) Fir'aun dan Samud?
    ×

  19. بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي تَكۡذِيبٖ
    Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan,
    ×

  20. وَٱللَّهُ مِن وَرَآئِهِم مُّحِيطُۢ
    padahal Allah mengepung dari belakang mereka (sehingga tidak dapat lolos).
    ×

  21. بَلۡ هُوَ قُرۡءَانٞ مَّجِيدٞ
    Bahkan (yang didustakan itu) ialah Al-Qur`an yang mulia,
    ×

  22. فِي لَوۡحٖ مَّحۡفُوظِۭ
    yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauḥ Maḥfūẓ).
    ×

Surah At-Tariq (Yang Datang di Malam Hari) (86) — Ayat 1–17

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ
    Demi langit dan yang datang pada malam hari.
    ×

  2. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ
    Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
    ×

  3. ٱلنَّجۡمُ ٱلثَّاقِبُ
    (Yaitu) bintang yang bersinar tajam,
    ×

  4. إِن كُلُّ نَفۡسٖ لَّمَّا عَلَيۡهَا حَافِظٞ
    setiap orang pasti ada penjaganya.
    ×

  5. فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ
    Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.
    ×

  6. خُلِقَ مِن مَّآءٖ دَافِقٖ
    Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar,
    ×

  7. يَخۡرُجُ مِنۢ بَيۡنِ ٱلصُّلۡبِ وَٱلتَّرَآئِبِ
    yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.
    ×

  8. إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجۡعِهِۦ لَقَادِرٞ
    Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).
    ×

  9. يَوۡمَ تُبۡلَى ٱلسَّرَآئِرُ
    Pada hari ditampakkan segala rahasia,
    ×

  10. فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٖ وَلَا نَاصِرٖ
    maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.
    ×

  11. وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجۡعِ
    Demi langit yang mengandung hujan,
    ×

  12. وَٱلۡأَرۡضِ ذَاتِ ٱلصَّدۡعِ
    dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
    ×

  13. إِنَّهُۥ لَقَوۡلٞ فَصۡلٞ
    sungguh, (Al-Qur`an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil),
    ×

  14. وَمَا هُوَ بِٱلۡهَزۡلِ
    dan (Al-Qur`an) itu bukanlah senda gurauan.
    ×

  15. إِنَّهُمۡ يَكِيدُونَ كَيۡدٗا
    Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat,
    ×

  16. وَأَكِيدُ كَيۡدٗا
    dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu.
    ×

  17. فَمَهِّلِ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَمۡهِلۡهُمۡ رُوَيۡدَۢا
    Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah mereka kesempatan untuk sementara waktu.
    ×

Surah Al-A'la (Yang Paling Tinggi) (87) — Ayat 1–19

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. سَبِّحِ ٱسۡمَ رَبِّكَ ٱلۡأَعۡلَى
    Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi,
    ×

  2. ٱلَّذِي خَلَقَ فَسَوَّىٰ
    yang menciptakan, lalu menyempurnakan (penciptaan-Nya),
    ×

  3. وَٱلَّذِي قَدَّرَ فَهَدَىٰ
    yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
    ×

  4. وَٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلۡمَرۡعَىٰ
    dan Yang menumbuhkan rerumputan,
    ×

  5. فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحۡوَىٰ
    lalu dijadikan-Nya (rumput-rumput) itu kering kehitam-hitaman.
    ×

  6. سَنُقۡرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ
    Kami akan membacakan (Al-Qur`an) kepadamu (Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa,
    ×

  7. إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۚ إِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلۡجَهۡرَ وَمَا يَخۡفَىٰ
    kecuali jika Allah menghendaki. Sungguh, Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
    ×

  8. وَنُيَسِّرُكَ لِلۡيُسۡرَىٰ
    Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (mencapai kebahagian dunia dan akhirat),
    ×

  9. فَذَكِّرۡ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكۡرَىٰ
    oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat,
    ×

  10. سَيَذَّكَّرُ مَن يَخۡشَىٰ
    orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran,
    ×

  11. وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلۡأَشۡقَى
    dan orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
    ×

  12. ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ
    (yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka),
    ×

  13. ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ
    selanjutnya dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup.
    ×

  14. قَدۡ أَفۡلَحَ مَن تَزَكَّىٰ
    Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman),
    ×

  15. وَذَكَرَ ٱسۡمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ
    dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
    ×

  16. بَلۡ تُؤۡثِرُونَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا
    Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia,
    ×

  17. وَٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ وَأَبۡقَىٰٓ
    padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
    ×

  18. إِنَّ هَٰذَا لَفِي ٱلصُّحُفِ ٱلۡأُولَىٰ
    Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
    ×

  19. صُحُفِ إِبۡرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ
    (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa.
    ×

Surah Al-Gasyiyah (Hari Pembalasan) (88) — Ayat 1–26

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلۡغَٰشِيَةِ
    Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari Kiamat)?
    ×

  2. وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٍ خَٰشِعَةٌ
    Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina,
    ×

  3. عَامِلَةٞ نَّاصِبَةٞ
    (karena) bekerja keras lagi kepayahan,
    ×

  4. تَصۡلَىٰ نَارًا حَامِيَةٗ
    mereka memasuki api yang sangat panas (neraka),
    ×

  5. تُسۡقَىٰ مِنۡ عَيۡنٍ ءَانِيَةٖ
    diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.
    ×

  6. لَّيۡسَ لَهُمۡ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٖ
    Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,
    ×

  7. لَّا يُسۡمِنُ وَلَا يُغۡنِي مِن جُوعٖ
    yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.
    ×

  8. وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ نَّاعِمَةٞ
    Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,
    ×

  9. لِّسَعۡيِهَا رَاضِيَةٞ
    merasa senang karena usahanya (sendiri),
    ×

  10. فِي جَنَّةٍ عَالِيَةٖ
    (mereka) dalam surga yang tinggi,
    ×

  11. لَّا تَسۡمَعُ فِيهَا لَٰغِيَةٗ
    di sana (kamu) tidak mendengar perkataan yang tidak berguna.
    ×

  12. فِيهَا عَيۡنٞ جَارِيَةٞ
    Di sana ada mata air yang mengalir.
    ×

  13. فِيهَا سُرُرٞ مَّرۡفُوعَةٞ
    Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan,
    ×

  14. وَأَكۡوَابٞ مَّوۡضُوعَةٞ
    dan gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),
    ×

  15. وَنَمَارِقُ مَصۡفُوفَةٞ
    dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
    ×

  16. وَزَرَابِيُّ مَبۡثُوثَةٌ
    dan permadani-permadani yang terhampar.
    ×

  17. أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلۡإِبِلِ كَيۡفَ خُلِقَتۡ
    Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan?
    ×

  18. وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيۡفَ رُفِعَتۡ
    Dan langit, bagaimana ditinggikan?
    ×

  19. وَإِلَى ٱلۡجِبَالِ كَيۡفَ نُصِبَتۡ
    Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan?
    ×

  20. وَإِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَيۡفَ سُطِحَتۡ
    Dan bumi bagaimana dihamparkan?
    ×

  21. فَذَكِّرۡ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرٞ
    Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
    ×

  22. لَّسۡتَ عَلَيۡهِم بِمُصَيۡطِرٍ
    Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,
    ×

  23. إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ
    kecuali (jika ada) orang yang berpaling dan kafir,
    ×

  24. فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَكۡبَرَ
    maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.
    ×

  25. إِنَّ إِلَيۡنَآ إِيَابَهُمۡ
    Sungguh, kepada Kami lah mereka kembali,
    ×

  26. ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا حِسَابَهُم
    kemudian sesungguhnya (kewajiban) Kami lah membuat perhitungan atas mereka.
    ×

Surah Al-Fajr (Fajar) (89) — Ayat 1–30

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلۡفَجۡرِ
    Demi fajar,
    ×

  2. وَلَيَالٍ عَشۡرٖ
    demi malam yang sepuluh,
    ×

  3. وَٱلشَّفۡعِ وَٱلۡوَتۡرِ
    demi yang genap dan yang ganjil,
    ×

  4. وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَسۡرِ
    demi malam apabila berlalu.
    ×

  5. هَلۡ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٞ لِّذِي حِجۡرٍ
    Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal?
    ×

  6. أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ
    Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) 'Ād?
    ×

  7. إِرَمَ ذَاتِ ٱلۡعِمَادِ
    (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum 'Ād) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
    ×

  8. ٱلَّتِي لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِي ٱلۡبِلَٰدِ
    yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
    ×

  9. وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُواْ ٱلصَّخۡرَ بِٱلۡوَادِ
    dan (terhadap) kaum Samud yang memotong batu-batu besar di lembah,
    ×

  10. وَفِرۡعَوۡنَ ذِي ٱلۡأَوۡتَادِ
    dan (terhadap) Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar),
    ×

  11. ٱلَّذِينَ طَغَوۡاْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ
    yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
    ×

  12. فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ
    lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu,
    ×

  13. فَصَبَّ عَلَيۡهِمۡ رَبُّكَ سَوۡطَ عَذَابٍ
    karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
    ×

  14. إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلۡمِرۡصَادِ
    sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.
    ×

  15. فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ
    Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."
    ×

  16. وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ
    Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."
    ×

  17. كَلَّاۖ بَل لَّا تُكۡرِمُونَ ٱلۡيَتِيمَ
    Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,
    ×

  18. وَلَا تَحَـٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ
    dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
    ×

  19. وَتَأۡكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكۡلٗا لَّمّٗا
    sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
    ×

  20. وَتُحِبُّونَ ٱلۡمَالَ حُبّٗا جَمّٗا
    dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
    ×

  21. كَلَّآۖ إِذَا دُكَّتِ ٱلۡأَرۡضُ دَكّٗا دَكّٗا
    Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
    ×

  22. وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلۡمَلَكُ صَفّٗا صَفّٗا
    dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris,
    ×

  23. وَجِاْيٓءَ يَوۡمَئِذِۭ بِجَهَنَّمَۚ يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكۡرَىٰ
    dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu.
    ×

  24. يَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي قَدَّمۡتُ لِحَيَاتِي
    Dia berkata, "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini."
    ×

  25. فَيَوۡمَئِذٖ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٞ
    Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),
    ×

  26. وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٞ
    dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
    ×

  27. يَـٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ
    Wahai jiwa yang tenang!
    ×

  28. ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ
    Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya.
    ×

  29. فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي
    Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
    ×

  30. وَٱدۡخُلِي جَنَّتِي
    dan masuklah ke dalam surga-Ku.
    ×

Surah Al-Balad (Negeri) (90) — Ayat 1–20

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. لَآ أُقۡسِمُ بِهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ
    Aku bersumpah dengan negeri ini (Mekkah).
    ×

  2. وَأَنتَ حِلُّۢ بِهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ
    Dan engkau (Muhammad), bertempat di negeri (Mekkah) ini.
    ×

  3. وَوَالِدٖ وَمَا وَلَدَ
    Dan demi (pertalian) bapak dan anaknya.
    ×

  4. لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِي كَبَدٍ
    Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
    ×

  5. أَيَحۡسَبُ أَن لَّن يَقۡدِرَ عَلَيۡهِ أَحَدٞ
    Apakah dia (manusia) itu mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya?
    ×

  6. يَقُولُ أَهۡلَكۡتُ مَالٗا لُّبَدًا
    Dia mengatakan, "Aku telah menghabiskan harta yang banyak."
    ×

  7. أَيَحۡسَبُ أَن لَّمۡ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ
    Apakah dia mengira bahwa tidak ada sesuatu pun yang melihatnya?
    ×

  8. أَلَمۡ نَجۡعَل لَّهُۥ عَيۡنَيۡنِ
    Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,
    ×

  9. وَلِسَانٗا وَشَفَتَيۡنِ
    dan lidah dan sepasang bibir?
    ×

  10. وَهَدَيۡنَٰهُ ٱلنَّجۡدَيۡنِ
    Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebajikkan dan kejahatan).
    ×

  11. فَلَا ٱقۡتَحَمَ ٱلۡعَقَبَةَ
    Tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar?
    ×

  12. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡعَقَبَةُ
    Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?
    ×

  13. فَكُّ رَقَبَةٍ
    (Yaitu) membebaskan budak (hamba sahaya),
    ×

  14. أَوۡ إِطۡعَٰمٞ فِي يَوۡمٖ ذِي مَسۡغَبَةٖ
    atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan,
    ×

  15. يَتِيمٗا ذَا مَقۡرَبَةٍ
    (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
    ×

  16. أَوۡ مِسۡكِينٗا ذَا مَتۡرَبَةٖ
    atau orang miskin yang sangat fakir.
    ×

  17. ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡمَرۡحَمَةِ
    Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman, dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
    ×

  18. أُوْلَـٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ
    Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
    ×

  19. وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِنَا هُمۡ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ
    Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.
    ×

  20. عَلَيۡهِمۡ نَارٞ مُّؤۡصَدَةُۢ
    Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.
    ×

Surah Asy-Syams (Matahari) (91) — Ayat 1–15

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلشَّمۡسِ وَضُحَىٰهَا
    Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari.
    ×

  2. وَٱلۡقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا
    Demi bulan apabila mengiringinya.
    ×

  3. وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا
    Demi siang apabila menampakkannya.
    ×

  4. وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَغۡشَىٰهَا
    Demi malam apabila menutupinya (gelap gulita).
    ×

  5. وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا
    Demi langit serta perancangannya (yang menakjubkan).
    ×

  6. وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا طَحَىٰهَا
    Demi bumi serta penghamparannya.
    ×

  7. وَنَفۡسٖ وَمَا سَوَّىٰهَا
    Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya.
    ×

  8. فَأَلۡهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقۡوَىٰهَا
    Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya.
    ×

  9. قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّىٰهَا
    Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu).
    ×

  10. وَقَدۡ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا
    Dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.
    ×

  11. كَذَّبَتۡ ثَمُودُ بِطَغۡوَىٰهَآ
    (Kaum) Samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),
    ×

  12. إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشۡقَىٰهَا
    ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka.
    ×

  13. فَقَالَ لَهُمۡ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقۡيَٰهَا
    Lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, "(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya."
    ×

  14. فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمۡدَمَ عَلَيۡهِمۡ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمۡ فَسَوَّىٰهَا
    Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah).
    ×

  15. وَلَا يَخَافُ عُقۡبَٰهَا
    Dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.
    ×

Surah Al-Lail (Malam) (92) — Ayat 1–21

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَغۡشَىٰ
    Demi malam apabila menutupi (cahaya siang).
    ×

  2. وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ
    Demi siang bila terang benderang.
    ×

  3. وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلۡأُنثَىٰٓ
    Demi penciptaan laki-laki dan perempuan.
    ×

  4. إِنَّ سَعۡيَكُمۡ لَشَتَّىٰ
    Sungguh, usahamu memang beraneka macam.
    ×

  5. فَأَمَّا مَنۡ أَعۡطَىٰ وَٱتَّقَىٰ
    Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
    ×

  6. وَصَدَّقَ بِٱلۡحُسۡنَىٰ
    dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga),
    ×

  7. فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلۡيُسۡرَىٰ
    maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).
    ×

  8. وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسۡتَغۡنَىٰ
    Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),
    ×

  9. وَكَذَّبَ بِٱلۡحُسۡنَىٰ
    serta mendustakan (pahala) yang terbaik,
    ×

  10. فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلۡعُسۡرَىٰ
    maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan).
    ×

  11. وَمَا يُغۡنِي عَنۡهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ
    Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
    ×

  12. إِنَّ عَلَيۡنَا لَلۡهُدَىٰ
    Sesungguhnya Kami lah yang memberi petunjuk,
    ×

  13. وَإِنَّ لَنَا لَلۡأٓخِرَةَ وَٱلۡأُولَىٰ
    dan sesungguhnya milik Kami lah akhirat dan dunia.
    ×

  14. فَأَنذَرۡتُكُمۡ نَارٗا تَلَظَّىٰ
    Maka aku memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala,
    ×

  15. لَا يَصۡلَىٰهَآ إِلَّا ٱلۡأَشۡقَى
    yang hanya dimasuki oleh orang yang paling celaka,
    ×

  16. ٱلَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
    yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
    ×

  17. وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلۡأَتۡقَى
    Dan akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,
    ×

  18. ٱلَّذِي يُؤۡتِي مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ
    yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (dirinya),
    ×

  19. وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعۡمَةٖ تُجۡزَىٰٓ
    dan tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat padanya yang harus dibalasnya,
    ×

  20. إِلَّا ٱبۡتِغَآءَ وَجۡهِ رَبِّهِ ٱلۡأَعۡلَىٰ
    tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
    ×

  21. وَلَسَوۡفَ يَرۡضَىٰ
    Dan niscaya kelak dia akan mendapat kesenangan (yang sempurna).
    ×

Surah Ad-Duha (Waktu Duha) (93) — Ayat 1–11

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلضُّحَىٰ
    Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalan).
    ×

  2. وَٱلَّيۡلِ إِذَا سَجَىٰ
    Dan demi malam apabila telah sunyi.
    ×

  3. مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
    Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu.
    ×

  4. وَلَلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لَّكَ مِنَ ٱلۡأُولَىٰ
    Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.
    ×

  5. وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيكَ رَبُّكَ فَتَرۡضَىٰٓ
    Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.
    ×

  6. أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ
    Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu).
    ×

  7. وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ
    Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
    ×

  8. وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ
    Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
    ×

  9. فَأَمَّا ٱلۡيَتِيمَ فَلَا تَقۡهَرۡ
    Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
    ×

  10. وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنۡهَرۡ
    Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik(nya).
    ×

  11. وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ
    Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).
    ×

Surah Al-Insyirah (Kelapangan) (94) — Ayat 1–8

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. أَلَمۡ نَشۡرَحۡ لَكَ صَدۡرَكَ
    Bukankah kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?
    ×

  2. وَوَضَعۡنَا عَنكَ وِزۡرَكَ
    Dan kami pun telah menurunkan beban darimu,
    ×

  3. ٱلَّذِيٓ أَنقَضَ ظَهۡرَكَ
    yang memberatkan punggungmu,
    ×

  4. وَرَفَعۡنَا لَكَ ذِكۡرَكَ
    dan kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu.
    ×

  5. فَإِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرًا
    Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,
    ×

  6. إِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرٗا
    sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
    ×

  7. فَإِذَا فَرَغۡتَ فَٱنصَبۡ
    Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),
    ×

  8. وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرۡغَب
    dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.
    ×

Surah At-Tin (Buah Tin) (95) — Ayat 1–8

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيۡتُونِ
    Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun.
    ×

  2. وَطُورِ سِينِينَ
    Demi gunung Sinai.
    ×

  3. وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ
    Dan demi negeri (Mekkah) yang aman ini.
    ×

  4. لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ
    Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
    ×

  5. ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ
    kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
    ×

  6. إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَٰتِ فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ
    kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.
    ×

  7. فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِٱلدِّينِ
    Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?
    ×

  8. أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَحۡكَمِ ٱلۡحَٰكِمِينَ
    Bukankah Allah Hakim yang paling adil?
    ×

Surah Al-'Alaq (Segumpal Darah) (96) — Ayat 1–19

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ
    Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
    ×

  2. خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ
    Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
    ×

  3. ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ
    Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia.
    ×

  4. ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ
    Yang mengajar (manusia) dengan pena.
    ×

  5. عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ
    Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
    ×

  6. كَلَّآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَيَطۡغَىٰٓ
    Sekali-sekali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,
    ×

  7. أَن رَّءَاهُ ٱسۡتَغۡنَىٰٓ
    apabila melihat dirinya serba cukup.
    ×

  8. إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجۡعَىٰٓ
    Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
    ×

  9. أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يَنۡهَىٰ
    Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
    ×

  10. عَبۡدًا إِذَا صَلَّىٰٓ
    seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?
    ×

  11. أَرَءَيۡتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلۡهُدَىٰٓ
    Bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang salat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
    ×

  12. أَوۡ أَمَرَ بِٱلتَّقۡوَىٰٓ
    atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
    ×

  13. أَرَءَيۡتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ
    Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
    ×

  14. أَلَمۡ يَعۡلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ
    Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
    ×

  15. كَلَّا لَئِن لَّمۡ يَنتَهِ لَنَسۡفَعَۢا بِٱلنَّاصِيَةِ
    Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
    ×

  16. نَاصِيَةٖ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٖ
    (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
    ×

  17. فَلۡيَدۡعُ نَادِيَهُۥ
    Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya).
    ×

  18. سَنَدۡعُ ٱلزَّبَانِيَةَ
    Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah (penyiksa orang-orang yang berdosa).
    ×

  19. كَلَّا لَا تُطِعۡهُ وَٱسۡجُدۡۤ وَٱقۡتَرِب۩
    Sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).
    ×

Surah Al-Qadr (Kemuliaan) (97) — Ayat 1–5

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ
    Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur`an) pada malam qadar.
    ×

  2. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ
    Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
    ×

  3. لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ
    Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
    ×

  4. تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَـٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذۡنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمۡرٖ
    Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
    ×

  5. سَلَٰمٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ
    Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.
    ×

Surah Al-Bayyinah (Bukti) (98) — Ayat 1–8

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. لَمۡ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ
    Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,
    ×

  2. رَسُولٞ مِّنَ ٱللَّهِ يَتۡلُواْ صُحُفٗا مُّطَهَّرَةٗ
    (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang suci (Al-Qur`an),
    ×

  3. فِيهَا كُتُبٞ قَيِّمَةٞ
    di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar).
    ×

  4. وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ
    Dan tidaklah terpecah belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.
    ×

  5. وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ
    Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).
    ×

  6. إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآۚ أُوْلَـٰٓئِكَ هُمۡ شَرُّ ٱلۡبَرِيَّةِ
    Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.
    ×

  7. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَٰتِ أُوْلَـٰٓئِكَ هُمۡ خَيۡرُ ٱلۡبَرِيَّةِ
    Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah sebaik-baik makhluk.
    ×

  8. جَزَآؤُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّـٰتُ عَدۡنٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۖ رَّضِيَ ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُۚ ذَٰلِكَ لِمَنۡ خَشِيَ رَبَّهُۥ
    Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
    ×

Surah Az-Zalzalah (Gempa Bumi) (99) — Ayat 1–8

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا
    Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,
    ×

  2. وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا
    dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
    ×

  3. وَقَالَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا لَهَا
    dan manusia bertanya, "Apa yang terjadi pada bumi ini?"
    ×

  4. يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا
    Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,
    ×

  5. بِأَنَّ رَبَّكَ أَوۡحَىٰ لَهَا
    karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya.
    ×

  6. يَوۡمَئِذٖ يَصۡدُرُ ٱلنَّاسُ أَشۡتَاتٗا لِّيُرَوۡاْ أَعۡمَٰلَهُمۡ
    Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua amal perbuatannya.
    ×

  7. فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُۥ
    Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
    ×

  8. وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖ شَرّٗا يَرَهُۥ
    Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
    ×

Surah Al-'Adiyat (Kuda yang Berlari) (100) — Ayat 1–11

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلۡعَٰدِيَٰتِ ضَبۡحٗا
    Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,
    ×

  2. فَٱلۡمُورِيَٰتِ قَدۡحٗا
    dan kuda yang memercikkan bunga api (dengan pukulan kuku kakinya),
    ×

  3. فَٱلۡمُغِيرَٰتِ صُبۡحٗا
    dan kuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi,
    ×

  4. فَأَثَرۡنَ بِهِۦ نَقۡعٗا
    sehingga menerbangkan debu,
    ×

  5. فَوَسَطۡنَ بِهِۦ جَمۡعًا
    lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
    ×

  6. إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٞ
    sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya,
    ×

  7. وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٞ
    dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya,
    ×

  8. وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلۡخَيۡرِ لَشَدِيدٌ
    dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.
    ×

  9. ۞أَفَلَا يَعۡلَمُ إِذَا بُعۡثِرَ مَا فِي ٱلۡقُبُورِ
    Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan,
    ×

  10. وَحُصِّلَ مَا فِي ٱلصُّدُورِ
    dan apa yang tersimpan di dalam dada dikeluarkan?
    ×

  11. إِنَّ رَبَّهُم بِهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّخَبِيرُۢ
    Sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Mahateliti terhadap keadaan mereka.
    ×

Surah Al-Qari'ah (Hari Kiamat) (101) — Ayat 1–11

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. ٱلۡقَارِعَةُ
    Hari Kiamat.
    ×

  2. مَا ٱلۡقَارِعَةُ
    Apakah hari Kiamat itu?
    ×

  3. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ
    Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
    ×

  4. يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ
    Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan,
    ×

  5. وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ
    dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
    ×

  6. فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ
    Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
    ×

  7. فَهُوَ فِي عِيشَةٖ رَّاضِيَةٖ
    maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).
    ×

  8. وَأَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ
    Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
    ×

  9. فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٞ
    maka tempat kembalinya adalah neraka Hāwiyah.
    ×

  10. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا هِيَهۡ
    Dan tahukah kamu apakah neraka Hāwiyah itu?
    ×

  11. نَارٌ حَامِيَةُۢ
    (Yaitu) api yang sangat panas.
    ×

Surah At-Takasur (Bermegah-megahan) (102) — Ayat 1–8

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. أَلۡهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ
    Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,
    ×

  2. حَتَّىٰ زُرۡتُمُ ٱلۡمَقَابِرَ
    sampai kamu masuk ke dalam kubur.
    ×

  3. كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ
    Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).
    ×

  4. ثُمَّ كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ
    Kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.
    ×

  5. كَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُونَ عِلۡمَ ٱلۡيَقِينِ
    Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti,
    ×

  6. لَتَرَوُنَّ ٱلۡجَحِيمَ
    niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim,
    ×

  7. ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيۡنَ ٱلۡيَقِينِ
    kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,
    ×

  8. ثُمَّ لَتُسۡـَٔلُنَّ يَوۡمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ
    kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
    ×

Surah Al-'Asr (Masa) (103) — Ayat 1–3

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَٱلۡعَصۡرِ
    Demi masa.
    ×

  2. إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَفِي خُسۡرٍ
    Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
    ×

  3. إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ
    kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
    ×

Surah Al-Humazah (Pengumpat) (104) — Ayat 1–9

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. وَيۡلٞ لِّكُلِّ هُمَزَةٖ لُّمَزَةٍ
    Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,
    ×

  2. ٱلَّذِي جَمَعَ مَالٗا وَعَدَّدَهُۥ
    yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
    ×

  3. يَحۡسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخۡلَدَهُۥ
    dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.
    ×

  4. كَلَّاۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِي ٱلۡحُطَمَةِ
    Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Ḥuṭamah.
    ×

  5. وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحُطَمَةُ
    Dan tahukah kamu apakah (neraka) Ḥuṭamah itu?
    ×

  6. نَارُ ٱللَّهِ ٱلۡمُوقَدَةُ
    (Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,
    ×

  7. ٱلَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى ٱلۡأَفۡـِٔدَةِ
    yang (membakar) sampai ke hati.
    ×

  8. إِنَّهَا عَلَيۡهِم مُّؤۡصَدَةٞ
    Sungguh, api itu ditutup rapat atas (diri) mereka,
    ×

  9. فِي عَمَدٖ مُّمَدَّدَةِۭ
    (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
    ×

Surah Al-Fil (Gajah) (105) — Ayat 1–5

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصۡحَٰبِ ٱلۡفِيلِ
    Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
    ×

  2. أَلَمۡ يَجۡعَلۡ كَيۡدَهُمۡ فِي تَضۡلِيلٖ
    Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
    ×

  3. وَأَرۡسَلَ عَلَيۡهِمۡ طَيۡرًا أَبَابِيلَ
    Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,
    ×

  4. تَرۡمِيهِم بِحِجَارَةٖ مِّن سِجِّيلٖ
    yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
    ×

  5. فَجَعَلَهُمۡ كَعَصۡفٖ مَّأۡكُولِۭ
    sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
    ×

Surah Quraisy (Suku Quraisy) (106) — Ayat 1–4

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. لِإِيلَٰفِ قُرَيۡشٍ
    Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,
    ×

  2. إِۦلَٰفِهِمۡ رِحۡلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيۡفِ
    (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.
    ×

  3. فَلۡيَعۡبُدُواْ رَبَّ هَٰذَا ٱلۡبَيۡتِ
    Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka'bah),
    ×

  4. ٱلَّذِيٓ أَطۡعَمَهُم مِّن جُوعٖ وَءَامَنَهُم مِّنۡ خَوۡفِۭ
    yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.
    ×

Surah Al-Ma'un (Barang-barang yang Berguna) (107) — Ayat 1–7

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ
    Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
    ×

  2. فَذَٰلِكَ ٱلَّذِي يَدُعُّ ٱلۡيَتِيمَ
    Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
    ×

  3. وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ
    dan tidak mengajak memberi makan orang miskin.
    ×

  4. فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ
    Maka celakalah orang yang salat,
    ×

  5. ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ
    (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,
    ×

  6. ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ
    yang berbuat riya,
    ×

  7. وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ
    dan enggan (memberikan) bantuan.
    ×

Surah Al-Kausar (Nikmat yang Berlimpah) (108) — Ayat 1–3

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِنَّآ أَعۡطَيۡنَٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ
    Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.
    ×

  2. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ
    Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).
    ×

  3. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلۡأَبۡتَرُ
    Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).
    ×

Surah Al-Kafirun (Orang-orang Kafir) (109) — Ayat 1–6

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. قُلۡ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
    Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!
    ×

  2. لَآ أَعۡبُدُ مَا تَعۡبُدُونَ
    Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
    ×

  3. وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ
    dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
    ×

  4. وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٞ مَّا عَبَدتُّمۡ
    dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
    ×

  5. وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ
    dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
    ×

  6. لَكُمۡ دِينُكُمۡ وَلِيَ دِينِ
    Untukmu agamamu, dan untukku agamaku."
    ×

Surah An-Nasr (Pertolongan) (110) — Ayat 1–3

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. إِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ
    Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
    ×

  2. وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِي دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجٗا
    dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah.
    ×

  3. فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابَۢا
    Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.
    ×

Surah Al-Masad (Sabut) (111) — Ayat 1–5

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. تَبَّتۡ يَدَآ أَبِي لَهَبٖ وَتَبَّ
    Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!
    ×

  2. مَآ أَغۡنَىٰ عَنۡهُ مَالُهُۥ وَمَا كَسَبَ
    Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
    ×

  3. سَيَصۡلَىٰ نَارٗا ذَاتَ لَهَبٖ
    Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).
    ×

  4. وَٱمۡرَأَتُهُۥ حَمَّالَةَ ٱلۡحَطَبِ
    Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
    ×

  5. فِي جِيدِهَا حَبۡلٞ مِّن مَّسَدِۭ
    Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
    ×

Surah Al-Ikhlas (Ikhlas) (112) — Ayat 1–4

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
    Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.
    ×

  2. ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ
    Allah tempat meminta segala sesuatu.
    ×

  3. لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ
    (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
    ×

  4. وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ
    Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
    ×

Surah Al-Falaq (Fajar) (113) — Ayat 1–5

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ
    Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
    ×

  2. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
    dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
    ×

  3. وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
    dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
    ×

  4. وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّـٰثَٰتِ فِي ٱلۡعُقَدِ
    dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
    ×

  5. وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
    dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
    ×

Surah An-Nas (Manusia) (114) — Ayat 1–6

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
  1. قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
    Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
    ×

  2. مَلِكِ ٱلنَّاسِ
    Raja manusia,
    ×

  3. إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ
    sembahan manusia,
    ×

  4. مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ
    dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
    ×

  5. ٱلَّذِي يُوَسۡوِسُ فِي صُدُورِ ٱلنَّاسِ
    yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
    ×

  6. مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ
    dari (golongan) jin dan manusia."
    ×